Hanung Bramantyo Berduka, Mahasiswa Jogja yang Tewas saat Demo Ternyata Anak dari Kru Filmnya

Yohanes Endra

Senin, 01 September 2025 | 18:40 WIB
Hanung Bramantyo Berduka, Mahasiswa Jogja yang Tewas saat Demo Ternyata Anak dari Kru Filmnya
Hanung Bramantyo Berduka atas Meninggalnya Mahasiswa Jogja (Instagram/hanungbramantyo)
Baca 10 detik
  • Mahasiswa Rheza Sendy Pratama tewas dalam bentrokan dengan aparat.
  • Ayah korban menemukan banyak luka akibat kekerasan pada jenazah.
  • Sutradara Hanung Bramantyo berduka dan mengingatkan waspada provokator demo.

Suara.com - Rheza Sendy Pratama tewas dalam bentrokan dengan aparat di kawasan Ring Rod Utara dekat Mapolda DIY pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Ayah dari mahasiswa Amikom Yogyakarta tersebut mengungkap kondisi jenazah sang putra saat ikut memandikan.

Jenazah mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Semester V itu diungkap cukup banyak luka akibat kekerasan.

"Aku tadi kan ikut mandiin. Sini (leher kiri) kayak patah. Terus sini (perut kanan) bekas pijakan kaki bekas sepatu PDL," tutur Yoyon Surono ayah almarhum,

"Terus ada sayatan-sayatan sama kepala sini agak bocor," imbuhnya.

Yoyon Surono ternyata merupakan salah satu kru film sutradara Hanung Bramantyo.

Melalui Instagram, Hanung Bramantyo berbagi duka serta isi hatinya mendengar kabar memilukan itu.

"Kaget, sedih, marah atas kejadian yang menimpa negeri ini," tulis Hanung Bramantyo pada Senin, 1 September 2025 melalui caption unggahannya.

"Setelah pengendara Ojol, kini seorang mahasiswa AMIKOM yogyakarta, gugur saat menjalankan AKSI di MAPOLDA Yogyakarta di hari minggu kemaren," sambungnya.

baca juga

Yoyon Surono ayah Rheza Sendy Pratama merupakan kru artistik film-film Hanung Bramantyo.

"Lebih marah dan sedih lagi ternyata korban adalah orang satu lingkungan kerja sendiri," ungkapnya.

Rheza Sendy Pratama pun seharusnya magang di departemen penata artistik untuk film Hanung Bramantyo berikutnya.

"Mendengar itu, hati saya makin remuk. Saya tidak bisa berkata-kata lagi selain mengungkapan duka sedalamnya buat Mas Yoyon dan keluarga," lanjut Hanung Bramantyo.

Sayangnya Hanung Bramantyo tak bisa mengungkap bela sungkawanya secara langsung kepada Yoyon Surono karena sedang 'terjebak' di Jakarta.

Melalui unggahannya tersebut, Hanung Bramantyo juga sekaligus mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi.

Sebab situasi Indonesia saat ini, khususnya di Jakarta, sedang tidak baik-baik saja karena aksi demo, kerusuhan, hingga penjarahan ulah provokator.

"Sang Provokator sedang bekerja membuat situasi kota agar Darurat Militer, dengan cara membuat selebaran ajakan aksi," kata Hanung Bramantyo.

"HATI-HATI: saling jaga. Teman jaga teman, tetangga jaga tetangga," tutup sutradara film Ipar Adalah Maut tersebut.

Di kolom komentar, Hanung Bramantyo tampak meluruskan anggapan salah satu warganet bahwa ia menyalahkan polisi.

"Tidak membenarkan yang dilakukan oknum itu ke anak ini mas, tapi dari kesaksian saksi dan video yang beredar di Jogja alm yang ibarat kata cari penyakit sendiri," komentar akun @vinapricil***.

Dalam video dan kesaksian yang beredar, Rheza Sendy Pratama disebut membawa senjata tajam di depan barisan polisi seolah menantang,

"Harusnya polisi juga tidak bersikap begitu karena itu nyawa. Semua salah jadi tidak membenarkan siapapun, semoga alm Husnul khatimah," tambah akun vinapricil***.

"Makanya saya tidak menyalahkan polisi. Saya hanya sedih karena ada korban dari orang dekat," balas Hanung.

Sebagai informasi, demo di depan gedung DPR RI dimulai pada 25 Agustus 2025.

Demo tersebut menuntut DPR dibubarkan serta mencabut tunjangan untuk anggota dewan yang mencapai Rp100 juta per bulan.

Demo dilanjutkan pada 28 Agustus 2025 yang mana para buruh mendatangi gedung DPR RI untuk mendesak pemerintah menaikkan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10 persen.

Namun demo buruh berujung tewasnya seorang pengemudi ojek online alias ojol bernama Affan Kurniawan yang baru berusia 21 tahun.

Padahal Affan sedang mengantarkan makanan, bukan berdemo, tetapi dilindas oleh mobil Brimob hingga tewas.

Kematian Affan Kurniawan semakin menyulut aksi demo susulan di sejumlah daerah, termasuk Jogja.

Bukan hanya anggota DPR, masyarakat kini marah kepada aparat kepolisian yang dinilai semena-mena terhadap peserta demonstran.

Penjarahan rumah anggota dewan hingga pembakaran gedung pemerintahan dan kantor polisi mulai bermunculan.

Presiden Prabowo sendiri sudah menyatakan akan memotong gaji DPR RI.

Hanya saja masyarakat belum puas dengan tuntutan-tuntutan lain seperti UU Perampasan Aset hingga pencopotan Kapolri. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Amikom Yogyakarta Rheza Sendy Gugur di Tengah Aksi Demo: Fakta Apa yang Perlu Diketahui?

Mahasiswa Amikom Yogyakarta Rheza Sendy Gugur di Tengah Aksi Demo: Fakta Apa yang Perlu Diketahui?

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 13:38 WIB

Putra Hanung Bramantyo Bikin Film Kemerdekaan Pakai AI, Dibandingkan dengan Merah Putih: One for All

Putra Hanung Bramantyo Bikin Film Kemerdekaan Pakai AI, Dibandingkan dengan Merah Putih: One for All

Entertainment | Senin, 18 Agustus 2025 | 21:15 WIB

Ulasan Film La Tahzan: Ketika Cinta Berubah Jadi Dosa dan Luka!

Ulasan Film La Tahzan: Ketika Cinta Berubah Jadi Dosa dan Luka!

Your Say | Senin, 18 Agustus 2025 | 12:09 WIB

Hanung Bramantyo setelah Nonton Film Merah Putih: One for All: Ini Presenden Buruk

Hanung Bramantyo setelah Nonton Film Merah Putih: One for All: Ini Presenden Buruk

Entertainment | Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:24 WIB

Hanung Bramantyo Beberkan Aturan Ketat Bioskop Indonesia: Gak Ada yang Nonton, Langsung Turun Layar

Hanung Bramantyo Beberkan Aturan Ketat Bioskop Indonesia: Gak Ada yang Nonton, Langsung Turun Layar

Entertainment | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×