Berhak Mengkritik karena Ikut Nyoblos, Desta Minta Prabowo Tak Buat Pemilihnya Sedih dan Kecewa

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 September 2025 | 12:26 WIB
Berhak Mengkritik karena Ikut Nyoblos, Desta Minta Prabowo Tak Buat Pemilihnya Sedih dan Kecewa
Presenter Deddy Mahendra Desta menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Desta tidak akan tinggal diam jika melihat adanya ketidakadilan
  • Dia minta 17+8 Tuntutan Rakyat didengar dan ditindaklanjuti
  • Desta menekankan pentingnya ketegasan dan kebijakan presiden dalam menentukan masa depan bangsa.

Suara.com - Presenter Deddy Mahendra Desta menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @desta80s, ia menyuarakan keresahan dan mengingatkan harapannya saat memilih Prabowo dalam pemilu sebelumnya.

Dalam unggahannya, Desta membagikan sebuah gambar dengan latar belakang merah muda yang bertuliskan “17+8 TUNTUTAN RAKYAT” dengan tiga kata kunci: “Transparansi. Reformasi. Empati.”

Menyertai gambar tersebut, Desta menuliskan keterangan yang menjadi pesan terbuka kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa sebagai pemilih, ia memiliki hak untuk mengkritik dan mengawasi jalannya pemerintahan.

“Yth Pak Presiden @Prabowo. Ayo Pak.. dulu saya memilih Bapak pasti karena ada harapan.. saya sudah menentukan pilihan, berarti saya berhak mengkritik dan mengawasi pemerintahan supaya harapan itu tetap terjaga,” tulis Desta, dikutip dalam keterangan unggahannya, Senin (1/9/2025).

Ia juga menyatakan tidak akan tinggal diam jika melihat adanya ketidakadilan.

Desta kemudian dengan tegags meminta Presiden Prabowo untuk tidak mengecewakan para pemilihnya dan mendengarkan suara rakyat.

"Saya tidak akan bisa terus diam jika ada ketidakadilan ayo Pak Presiden, jangan buat kami sedih dan kecewa dengan pilihan yang sudah menjadikan Bapak pemimpin negeri ini," lanjutnya.

Desta bahkan menyinggung kekhawatirannya dengan adanya kemungkinan tidak menggunakan hak pilih (golput) pada pemilu mendatang, karena adanya krisis kepercayaan.

baca juga

"Saya tidak berharap golput adalah pilihan terbaik saya di Pemilu berikutnya akibat krisis kepercayaan terhadap siapapun pilihan calon nya nanti," tambahnya, ditulis dalam keterangan unggahan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berada di RS Bhayangkari, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). [Suara.com/Novian]
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berada di RS Bhayangkari, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). [Suara.com/Novian]

Di akhir pesannya, Desta kembali menekankan pentingnya ketegasan dan kebijakan presiden dalam menentukan masa depan bangsa, serta menutup pesannya dengan harapan bahwa keinginannya untuk Indonesia yang lebih baik sejalan dengan keinginan sang presiden.

"Ketegasan dan kebijakan Bapak sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa ini, termasuk harus mendengarkan keresahan kita sebagai rakyat, yuk Pak.. kita pasti sama kok.. ingin Indonesia lebih baik..dan harapan itu masih ada," tutup Desta, pada akhir keterangan unggahannya.

Sebelumnya, unggahan “17+8 TUNTUTAN RAKYAT” dengan tiga kata kunci: “Transparansi. Reformasi. Empati.” merupakan rangkuman aspirasi masyarakat yang dipicu oleh gelombang demonstrasi pada akhir Agustus 2025 terkait berbagai isu, termasuk kenaikan tunjangan DPR dan kasus kekerasan aparat.

Gerakan itu memuat tuntutan mendesak, 17 perbaikan jangka pendek yang harus dipenuhi hingga 5 September 2025 dan 8 tuntutan jangka panjang untuk direalisasikan dalam waktu satu tahun.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!

Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!

News | Selasa, 02 September 2025 | 11:33 WIB

Brutalitas Polisi Cuma Dianggap Khilaf? Pernyataan Prabowo Bikin Publik Makin Gerah

Brutalitas Polisi Cuma Dianggap Khilaf? Pernyataan Prabowo Bikin Publik Makin Gerah

Your Say | Selasa, 02 September 2025 | 11:14 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Sri Mulyani?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Sri Mulyani?

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:57 WIB

Pejabat Pongah dan Korupsi Jadi Sorotan! Tokoh Lintas Agama 'Sentil' Prabowo dan Puan

Pejabat Pongah dan Korupsi Jadi Sorotan! Tokoh Lintas Agama 'Sentil' Prabowo dan Puan

News | Selasa, 02 September 2025 | 09:10 WIB

Prabowo Blak-blakan: Polisi Kadang Khilaf! Tapi...

Prabowo Blak-blakan: Polisi Kadang Khilaf! Tapi...

News | Selasa, 02 September 2025 | 08:23 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Kerusuhan, Kapolri: Jumlah Akan Terus Bertambah

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Kerusuhan, Kapolri: Jumlah Akan Terus Bertambah

Video | Selasa, 02 September 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:10 WIB

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Malang | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

×