Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 02 September 2025 | 11:33 WIB
Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!
Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!
Baca 10 detik
  • Aksi massa yang meluas di Tanah Air dianggap sebagai situasi konstitusional. 
  • Bivitri memandang gelombang protes massa yang terjadi karena kemarahan rakyat terhadap kebijakan dan sederet pernyataan konyol anggota  DPR. 
  • Bivitri menyinggung soal pidato Presiden Prabowo saat menanggapi situasi mencekam di Tanah Air atas meluasnya aksi demonstasi. 

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti alas Bibip menyindir sikap Presiden Prabowo Subianto saat menanggapi situasi Tanah Air sejak meletusnya aksi massa, termasuk di Gedung DPR RI. Prabowo sebelumnya menuding ada gejala makar dan terorisme di balik aksi massa tersebut.

Namun, menurut pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) itu, aksi massa yang sudah sepekan ini meluas di Tanah Air adalah situasi konstitusional. Maka, Bivitri menganggap meledaknya aksi massa itu tidak berkaitan adanya isu anarkis, tapi karena upaya rakyat memperjuangkan kedaulatannya.

"Kami ingin memaknai hari-hari ini apa yang terjadi dari kemarin 2 hari yang lalu sampai minggu lalu sebenarnya sudah mulai demonstrasi itu adalah situasi konstitusional, bukan inkonstitusional, bukan anarkis, bukan agenda siapa-siapa," ujar Bivitri dikutip dalan tayangan akun Youtube @CALS-Indonesia pada Selasa (2/9/2025).

Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. [Suara.com/Dea]
Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. [Suara.com/Dea]

"Ini adalah situasi konstitusional. Karena ini semua terjadi dalam rangka rakyat mengambil kedaulatannya kembali. Karena itulah kami ingin mengisi apa yang kami namai situasi konstitusional ini," sambungnya.

Dalam siniar itu, Bibip juga menyinggung ada perbedaan sudut pandang antara masyarakat dan pemerintah terkait aksi demonstrasi yang sepekan ini meletus di berbagai daerah, termasuk Jakarta. Dia pun menyinggung soal pidato Presiden Prabowo yang dianggap hanya untuk meredam gejolak di masyarakat.

Selain itu, Bibip juga menanggapi sikap partai politik yang akhirya menonaktifkan kader-kadernya di DPR RI karena ucapan kontroversial yang memicu gelombang protes publik.

"Bagi kami yang dilakukan oleh Presiden maupun para partai politik itu hanyalah upaya untuk meredam gejolak. Dia hanya menyasar gejala yang selama ini terjadi, tapi tidak menyelesaikan akar masalah," ujarnya.

Lebih lanjut, Bivitri juga menganggap gelombang demonstrasi yang terjadi bukan karena ada yang menunggangi tapi akibat dari kebijakan pemerintah dan pernyataan-pernyataan anggota dewan yang memicu kemarahan rakyat.

"Karena bagi kami ini persoalannya memang bukan persoalan, persoalan apakah ada kelompok yang menyetir, menunggangi dan lain sebagainya. Ini adalah peristiwa konstitusional. Ketika warga melihat bahwa para wakil rakyat ternyata tidak mewakili rakyat, malah menolol pada tempatnya, tidak etis sama sekali," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo 2 September Tetap Menyala! BEM SI Jakarta Batal, Ini Daftar Lengkap Lokasi Aksi di Daerah

Demo 2 September Tetap Menyala! BEM SI Jakarta Batal, Ini Daftar Lengkap Lokasi Aksi di Daerah

News | Selasa, 02 September 2025 | 11:13 WIB

BEM SI Mendadak Batalkan Aksi Demo 2 September Hari Ini, Ada Apa?

BEM SI Mendadak Batalkan Aksi Demo 2 September Hari Ini, Ada Apa?

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:58 WIB

Viral Suara Polisi Larang Posko Bantuan LBH Bandung di Polda Jabar: Kalau Pimpinan Lewat Gimana?

Viral Suara Polisi Larang Posko Bantuan LBH Bandung di Polda Jabar: Kalau Pimpinan Lewat Gimana?

News | Selasa, 02 September 2025 | 10:48 WIB

Sebar Ulang Poster Kucing hingga Bantuan Nyaleg: Eko Patrio-Uya Kuya Kini Cari Simpati Publik?

Sebar Ulang Poster Kucing hingga Bantuan Nyaleg: Eko Patrio-Uya Kuya Kini Cari Simpati Publik?

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 10:02 WIB

Terkini

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB