KPU Rahasiakan Ijazah Capres dan Cawapres, Hotman Paris: Mau Lindungi Seseorang?

Kamis, 18 September 2025 | 12:37 WIB
KPU Rahasiakan Ijazah Capres dan Cawapres, Hotman Paris: Mau Lindungi Seseorang?
Hotman Paris (Instagram)
Baca 10 detik
  • Pendidikan Gibran tak tercantum di dalam dokumen KPU
  • Hotman Paris mengkritik keras KPU
  • Tak ada dasar hukum menutupi pendidikan terakhir capres dan cawapres

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan kritik pedas terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kritik yang disampaikan terkait kebijakan kontroversial KPU yang sempat menutup akses publik terhadap dokumen persyaratan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), termasuk ijazah. 

Sebagai pemandu acara Hotroom Metro TV, Hotman tak segan mempertanyakan logika di balik keputusan KPU yang dinilai janggal tersebut.

"Dari segi hukum, landasan hukumnya ada nggak?" tanya Hotman dalam video yang diunggah ke YouTube pada Rabu, 17 September 2025 itu.

Lelaki berjuluk 'Raja Pailit' itu bahkan membandingkan kebijakan KPU yang terkesan tertutup dengan praktik transparansi yang selama ini dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hotman menyoroti bagaimana Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), yang notabene berisi data finansial sensitif, justru wajib diumumkan kepada publik demi akuntabilitas.

Ia pun heran mengapa dokumen persyaratan seperti ijazah, yang seharusnya menjadi informasi dasar bagi pemilih, malah dirahasiakan oleh KPU.

"Misalnya, laporan harta kekayaan. Itu kan oleh KPK malah dibuka ke publik. Kok ini nggak boleh?" kata Hotman lagi.

Kecurigaan pun dilontarkan oleh Hotman mengenai kemungkinan adanya niat tersembunyi di balik penerbitan Surat Keputusan (SK) tersebut.

Baca Juga: Usai Kunjungan Gibran, Kemendagri Janji Perbaiki Program Kesehatan dan Pendidikan di Papua!

Dengan gaya khasnya, pengacara 65 tahun secara blak-blakan menanyakan apakah ada motivasi untuk melindungi figur atau kepentingan tertentu dengan menutup akses dokumen tersebut.

Pertanyaan tajam ini seolah menyindir adanya standar ganda dalam penerapan prinsip transparansi di lembaga negara.

"Kalau begitu motivasinya apa? Mau melindungi seseorang atau apa?" tanya Hotman dengan tajam.

Usai menjadi perdebatan publik, KPU membatalkan aturan tersebut. Namun, publik terlanjut marah dan penasaran apa pertimbangan sempat mewacanakan aturan terkait. 

Sebelumnya, netizen juga dibuat heboh karena pendidikan terakhir Gibran Rakabuming Raka tak dicantumkan di dalam dokumen KPU. 

Sementara pendidikan terakhir Mahfud MD yang ketika itu juga menjadi cawapres ditampilkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI