-
Azizah Salsha diajak ibu liburan Jepang saat masih iddah.
-
Netizen menyayangkan ajakan itu, dianggap melanggar aturan agama.
-
Islam melarang keluar rumah saat iddah kecuali keadaan darurat.
Suara.com - Azizah Salsha yang sedang dalam masa iddah setelah resmi cerai dengan Pratama Arhan, masih menjadi sorotan publik.
Di tengah masa iddah yang seharusnya dijalani Azizah Salsha, sang ibu, Nurul Anastasia justru mengajaknya liburan ke Jepang.
Hal ini diketahui dari percakapan keduanya melalui WhatsApp yang diunggah Azizah Salsha di Instagram Story eksklusifnya, yang kemudian dibagikan ulang oleh akun TikTok @eksstorydumps pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp tersebut, Nurul Anastasia terlihat mengajak putrinya untuk ikut ke Jepang dalam waktu dekat ini.
Selain itu, istri politisi Andre Rosiade ini juga meminta izin untuk pinjam raket padel milik putrinya.
"Mau ikut ke Jepang gak tanggal 14 Oktober? Pinjam raket padel dong," tanya ibu Azizah lewat pesan tersebut.
Namun, Azizah Salsha tampaknya tidak langsung menggubris ajakan ibunya ke Jepang.
Perempuan 21 tahun ini mengalihkan pembicaraan dengan menawarkan untuk membelikan raket padel baru untuk sang ibu.
"Kakak beliin aja, Umi mau yang kayak gimana?" sahut Azizah.
Baca Juga: Ikuti Jejak Yai Mim, Sahara Juga Temui Dedi Mulyadi, Warganet: Haus Validasi!
"Coba Umi cari dulu mau yang kayak gimana, kirim kakak," lanjut Azizah Salsha.
Azizah Salsha dalam unggahannya juga hanya menyoroti keinginan ibunya yang mulai mau mencoba olaharga padel.

"Udah di titik Umi mau padel wohooo," tulis Azizah Salsha antusias.
Percakapan ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet, terutama terkait dengan status Azizah Salsha yang masih dalam masa iddah.
Beberapa warganet menyayangkan ajakan ke luar negeri di kala masa iddah justru terlontar dari mantan mertua Pratama Arhan itu sendiri.
"Uminya aja ngajakin anaknya ke Jepang padahal masa Idah, jadi paham kan netizen stop ngatur Zize untuk tidak keluar rumah selama masa idah," kata @br***.
"Bukannya suruh ikut kajian ya, bebenah diri, intropeksi. Ortunya aja gak bisa handle itu anak perempuan, apalagi suami?" ujar @lingling**.
"Masa iddah engga boleh keluar kak, kalau keluar ada akibatnya kak. Apa akibatnya? Umi ke Korea, dia keluar juga sama temannya, Umi lucu anak masa Iddah diajak liburan, Umi engga tahu anaknya masih masa Iddah @zize," imbuh @dinda***.
Bolehkah Perempuan Keluar Rumah Saat Masa Iddah?
Dalam Islam, wanita yang sedang menjalani masa iddah diwajibkan untuk tetap berada di rumah yang digunakan saat masih bersama suami.
Keluar rumah tanpa alasan mendesak, seperti untuk hiburan atau keperluan harian yang bisa ditunda, hukumnya haram dan berdosa.
Namun dilansir dari NU Online, ada dua kondisi utama yang membolehkan wanita keluar rumah saat iddah, yakni dalam keadaan darurat (udzur) dan uzur syar'i.
Keadaan darurat itu berarti kondisinya sangat mendesak dan tidak bisa dihindari, seperti bekerja sebagai sumber utama nafkah jika tidak ada alternatif lain, mengurus kebutuhan pokok yang tidak dapat ditunda, atau keperluan medis.
Sedangkan uzur syar'i maksudnya alasan-alasan lain yang bersifat darurat atau mendesak.
Jadi, perempuan dilarang keluar untuk keperluan yang tidak mendesak seperti jalan-jalan, bersenang-senang, atau bermain ke rumah teman selama masa iddah.
Perempuan juga dilarang keluar rumah kalau hanya untuk sekadar memenuhi kebutuhan harian yang bisa ditunda atau diatasi dengan cara lain, seperti berbelanja atau membeli gas elpiji.
Bahkan dalam iddah perceraian, wanita masih berstatus seperti istri, sehingga untuk keluar rumah harus mendapatkan izin dari mantan suami selama masa iddah.
Meskipun syariat mengatur secara jelas tentang larangan keluar rumah saat iddah, wanita pekerja seringkali menghadapi dilema.
Sayangnya, belum ada regulasi yang mengatur cuti khusus bagi wanita yang menjalani masa iddah.
Hal ini menyebabkan banyak wanita pekerja terpaksa tetap bekerja penuh waktu seolah tidak sedang beriddah, bahkan jika secara finansial tidak kekurangan.