Suara.com - Sorotan publik kembali tertuju pada aktor Ammar Zoni. Kini, Ammar Zoni dikurung di Lapas Maximum Security Nusakambangan buntut kasus jualan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis di balik penjara.
Kasus tersebut merupakan rangkaian kasus yang menjerat Ammar Zoni. Total, ia tercatat sudah empat kali tersangkut kasus serupa.
Diketahui, Ammar Zoni dipindah bersama lima narapidana lainnya dari Jakarta. Rombongan petugas yang membawa Ammar Zoni tiba di Nusakambangan pukul 07.43 pagi ini.
Sebelum berita pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan tersebut mencuat, sahabat Ammar Zoni, Zeda Salim, sempat membongkar sisi personal mantan suami Irish Bella tersebut.
Dalam sebuah wawancara eksklusif di program televisi, Zeda secara terang-terangan memaparkan kisah di balik upayanya menolong Ammar hingga rasa sakit hati yang kini ia rasakan.
Awalnya, Zeda Salim mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi Ammar Zoni. Zeda mengaku dirinya selalu berupaya membela sang aktor di hadapan publik karena dilandasi rasa iba melihat kesulitan hidup yang tak kunjung usai.
“Aku membela dia karena aku melihat dia menzalimi dirinya sendiri dengan mengonsumsi barang haram,” ujar Zeda Salim.
Akan tetapi, dukungan yang telah ia berikan justru berbuah pahit. Zeda merasa dikhianati dan dijatuhkan hanya karena menolak untuk memenuhi permintaan sejumlah uang dalam nominal yang terbilang fantastis.
Baca Juga: Bantah Kecewa, Aditya Zoni Yakin Ammar Zoni Bukan Pengedar Narkoba: Abang Saya Pribadi yang Baik!
“Aku sudah menolong dia, pasang badan, mengangkat marwahnya di saat banyak orang menghujat dan menghina dia," paparnya panjang.
"Tapi justru dia membalas dengan kalimat yang melukai hati aku hanya karena aku tidak bisa memberikan dia sejumlah uang," imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Zeda, kondisi Ammar Zoni saat ini tidak hanya membutuhkan bantuan hukum, tetapi juga pertolongan serius terkait kesehatan mentalnya.
Ia bahkan menyuarakan kalimat tegas yang menyinggung perlunya Ammar Zoni mendapatkan penanganan profesional.
“Kayaknya kamu cuma butuh dua pertolongan deh, Mar. Pertolongan Allah sama psikiater,” ucapnya.
Meskipun masih menyimpan rasa iba terhadap kasus hukum yang kembali menjerat Ammar, Zeda telah mengambil langkah drastis dengan memutus total segala bentuk komunikasi.
Zeda juga mengaku telah memblokir nomor telepon Ammar setelah rentetan kejadian yang melukai perasaannya.
Lebih lanjut, Zeda menjelaskan bahwa Ammar Zoni pernah meminjam uang yang jumlahnya sangat besar dan tidak realistis baginya untuk dipenuhi dalam waktu singkat.
“Jumlah yang dia minta itu sangat besar menurut saya. Saya ini janda, single parent, untuk makan dan sekolah anak saja sudah terseok-seok,” katanya.
Ia mengaku sempat berusaha membantu dengan cara lain, seperti diminta untuk menjual beberapa aset milik Ammar yang nilainya ditaksir mencapai miliaran rupiah.
“Dia sempat minta tolong dibantu dijualkan beberapa asetnya. Banyak aset-asetnya mulai dari yang nilainya miliaran lah sampai dengan banyaklah banyak properti. Tapi dia maunya buru-buru,” ungkapnya.
Namun, niat baik untuk membantu penjualan aset tersebut malah berujung fitnah dan perendahan diri. Zeda merasa sakit hati karena penolakannya untuk memberi uang tunai secara langsung dibalas dengan perlakuan yang tidak pantas
“Saya dikata-katain dengan kalimat yang melukai hati, bahkan dia memberi panggung pada orang lain untuk memfitnah dan mempermalukan saya di media sosial,” tutup Zeda Salim kecewa.
Kontributor : Anistya Yustika