Suara.com - Rahmawati Kekeyi menanggapi fotonya digunakan mahasiswa Universitas Udayana (Unud) untuk merundung Timothy yang diduga meninggal bunuh diri.
Sebagai informasi, Timothy Anugerah Saputra mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud dilaporkan melompat dari lantai dua pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Kematian Timothy rupanya dijadikan lelucon oleh sekelompok mahasiswa Unud, salah satu bukti obrolan mereka dibagikan akun X @unudmenfess.
Nama kontak 'Jetro' awalnya membagikan potret jenazah Timothy di grup WhatsApp, kemudian dikomentari oleh nama kontak 'Leonardo Jonathan'.
"Hmm dari tampang macam..." tulis Leonardo.
"Kayak Kekeyi yang lagi pose macan," balas Jetro sambil membahikan potret Kekeyi yang ia maksud.
Leonardo lantas meminta Jetro untuk menyejajarkan wajah Kekeyi dan mendiang Timothy.
"Coba bikin cin, sejajarin muka Kekeyi sama dia wkwk," sahut Leonardo.
Obrolan WhatsApp tersebut diungkap akun @unudmenfess milik mahasiswa Unud Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) angkatan 2022.
Olok-olok yang menyeret namanya ditanggapi Rahmawati Kekeyi melalui akun Instagram @rahmawatikekeyiputricantikka23.
![Kekeyi [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/04/01/42051-rahmawati-kekeyi.jpg)
Kekeyi mengaku 'kena mental' mengetahui dirinya dijadikan bahan olokan oleh sekelompok mahasiswa.
"Sebegitu buruknya kah saya di mata kalian semua," tulis Kekeyi di caption unggahannya pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Kekeyi mengungkap kekecewaannya lantaran masih jadi bahan olokan meski sudah tidak lagi aktif di media sosial selama dua tahun terakhir ini.
"Mengapa semakin saya menutup rapat-rapat diri saya, semakin kalian menghancurkan mental saya?" tanya Kekeyi.
Standar kecantikan yang membuat Kekeyi menjadi bahan olokan sejak viral pada 2018 pun ia pertanyakan.
"Sebegitu salah dan burukkah saya di bumi ini? Emang saya bisa kah menentukan takdir hidup saya supaya cantik sempurna seperti orang lain?" lanjutnya.
Kendati begitu, Rahmawati Kekeyi mengaku tidak akan melaporkan mahasiswa yang mengoloknya ke pihak berwajib.
Namun Kekeyi tak memungkin mentalnya hancur setelah membaca olokan tersebut.
"Ingat hukum di bumi ini. Saya tidak akan lapor tentang ini ke pihak berwajib. Tapi saya rasa mental saya sangat hancur! Terima kasih," tandas Kekeyi.
Menanggapi postingan Kekeyi, warganet justru mendukungnya untuk melapor ke pihak berwajib.
Kekeyi juga diminta untuk tidak memedulikan komentar haters yang menyakiti hatinya.
Kekeyi amat berterima kasih atas komentar-komentar dukungan yang diterimanya tersebut.
"Maaf gak bisa bales semua satu-satu tapi terima kasih semua, gak nyangka ternyata kalian masih ada di sini," balas Kekeyi di kolom komentar.
"Maaf bila kali ini aku down, banyak problem dalam hidupku, hingga aku segagal ini," imbuhnya.
"It's okay key, tetap semangat ya," sahut akun @just.yusri***.
"Kamu gak gagal Kekeyi. You are beautiful they way you are. Kamu itu cantik, unik, lucu, satu-satunya di dunia ini," puji akun @nadialestari.vo***.
"Semangat kekeyi, kami terhibur dari setiap aksi kreativitas mu, jangan terpengaruh sama orang-orang yang ngerendahin kamu," timpal akun @realtiara***.
Di sisi lain, sebanyak enam mahasiswa yang merundung kematian Timothy telah mendapatkan sanksi akademik dari Unud.
Mereka diminta membuat surat pernyataan tertulis dan nilai soft skill-nya akan dikurangi. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi