Edwin Super Bejo Alami Post Power Syndrome, Dulu Merasa di Atas Angin

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Edwin Super Bejo Alami Post Power Syndrome, Dulu Merasa di Atas Angin
Edwin Super Bejo. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Edwin Super Bejo menjadi sombong di puncak karier hingga jatuh.

  • Ia menjual semua aset hingga sadar mengalami post-power syndrome.

  • Kini ia belajar dari kesalahan dan kembali bekerja keras menata hidup.

Suara.com - Pelawak senior Edwin Rizal atau yang lebih dikenal sebagai Edwin Super Bejo, blak-blakan mengenai masa terkelam dalam hidupnya. 

Setelah 35 tahun berkarier, ia mengaku pernah berada di puncak kesombongan hingga akhirnya terjatuh.

Edwin Super Bejo menceritakan, titik balik itu terjadi saat ia mulai merasa berada di atas angin.

Pundi-pundi rupiah yang melimpah membuatnya lupa hingga menolak berbagai tawaran pekerjaan.

"Merasa top, sampai akhirnya lupa, nggak mau ngambil job. Akhirnya kerjanya main terus, main motor, segala macem," kata Edwin Super Bejo di kanal YouTube Trans TV, Kamis, 23 Oktober 2025.

Perlahan tapi pasti, tabungan Edwin terkuras. Ia bahkan terlilit bunga pinjaman yang membuatnya semakin terpuruk.

Meski kondisi finansial sudah goyah, Edwin Super Bejo masih belum sadar. Ia terus mempertahankan gaya hidupnya dengan menjual satu per satu aset berharga yang dimilikinya.

"Jam ada, jual. Motor ada, jual. Mobil ada, jual. Semua dijual," ungkap Edwin.

Momen di mana Edwin sadar bahwa hartanya habis saat melihat kondisi rumah.

Baca Juga: Disebut Pelawak dengan Bayaran Termahal, Berapa Honor Bopak Castello Sekali Manggung?

"Kok rumahnya kosong? Mobilnya nggak ada?" kenang Edwin saat menyadari kondisinya.

Di titik itulah Edwin benar-benar tersentak dan mengakui kejatuhannya. Momen tersebut menjadi awal mula sang presenter memahami dirinya mengalami post-power syndrome.

"Di situ ya, 'Oh, ternyata aku selama ini nggak ngapa-ngapain, cuma merasa punya doang'," tuturnya.

Kini, Edwin mengaku telah belajar dari kesalahannya dan kembali menata hidup dengan bekerja keras, meyakini bahwa selalu ada jalan selama mau berusaha.

"Ya Alhamdulillah, akhirnya sadar itu salah, memperbaiki diri, nah dengan usaha lagi," ucapnya.

Melansir Halodoc, Post power syndrome adalah kondisi psikologis yang muncul ketika seseorang kehilangan jabatan atau kekuasaan yang sebelumnya dimilikinya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI