Suara.com - Permadi Arya alias Abu Janda terpaksa diusir dari program “Rakyat Bersuara” yang dipandu oleh presenter Aiman Witjaksono.
Hal ini terjadi saat ia tengah berdebat dengan Feri Amsari yang merupakan Pakar Hukum Tata Negara.
Video debat panas tersebut kemudian viral di media sosial dan menuai reaksi publik.
Feri Amsari mulanya menyebut bahwa Indonesia memiliki utang terhadap Palestina yang langsung dibantah oleh Abu Janda.
“Jadi kalau main utang-utangan sejarah, sebenarnya kita punya utang besar terhadap bangsa Palestina, itu sebabnya seluruh presiden kita, kecuali Prabowo..” kata Feri Amsari dikutip pada Rabu, 11 Maret 2026.
Abu Janda langsung memotong pembicaraan dengan menyebut argumen tersebut tak mendasar.
“Enggak ada utang sama bangsa Palestina, utang apaan bang? utang apaan bangsa kita ke Palestina? utang apaan bang! lo jangan ngaco!” katanya.
“Bang sabar, di Indonesia ini cuma Anda yang tidak ngaco,” balas Feri.
Abu Janda yang tak terima lalu memaparkan argumennya soal Palestina yang disebutnya hoaks.
Baca Juga: Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
“Gue kasih tahu ya biar lo tahu, ada hoaks yang bilang katanya Palestina negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, itu hoaks! karena 1945 Indonesia merdeka belum ada negara Palestina,” ujarnya dengan emosi.

Tak ingin kalah, Feri kembali memamparkan argumennya dan menyebut bahwa Abu Janda tak bisa menangkap informasi yang disampaikan.
“Semangat betul dengan salahnya ya. Bahwa yang dilakukan adalah bangsawan Palestina yang memberikan sumbangan kepada Agus Salim untuk bergerak di Timur Tengah dalam upaya kampanya kemerdekaan, itu bukan hoaks, tapi otak Anda saja yang tidak menangkap,” katanya.
Abu Janda kembali memotong ucapan Feri tersebut hingga menimbulkan kegaduhan.
Feri yang merasa suasana debat makin panas meminta Aiman selaku pembawa acara untuk mengusir Abu Janda.
“Bang saya ingatkan abang, ini ruang publik ini sinyal publik, omongan seperti itu wajib hukumnya bagi Anda mengusir dia secara konstitusional,” kata Feri kepada Aiman.