Ahmad Sahroni Akhirnya Bicara Soal Penjarahan di Rumahnya, Ngaku Sembunyi di Atas Plafon

Senin, 03 November 2025 | 09:34 WIB
Ahmad Sahroni Akhirnya Bicara Soal Penjarahan di Rumahnya, Ngaku Sembunyi di Atas Plafon
Ahmad Sahroni (Instagram/ahmadsahroni88)
Baca 10 detik
  • Ahmad Sahroni mengalami insiden penjarahan di rumahnya dan harus bersembunyi di kamar mandi hingga plafon demi menyelamatkan diri.

  • Ia merasa sangat takut dan tidak percaya pada siapa pun selama kejadian berlangsung.

  • Para penjarah mengambil barang berharga hingga benda pribadi miliknya, membuat Sahroni merasa miris dan pasrah terhadap situasi tersebut.

Suara.com - Pengusaha sekaligus politisi Ahmad Sahroni akhirnya buka suara mengenai insiden penjarahan yang menimpa kediamannya pada 30 Agustus 2025 lalu. 

Di hadapan para warga, ia menceritakan detik-detik menegangkan saat dirinya bersembunyi dari amukan massa.

Layaknya adegan dalam film laga, Ahmad Sahroni bahkan harus bersembunyi di tempat yang tak terduga, kamar mandi.

Tak cukup sampai di situ, Ahmad Sahroni bahkan nekat memanjat dan bersembunyi di atas plafon demi menyelamatkandiri.

Namun, usahanya nyaris gagal total. Plafon yang menjadi tempat persembunyiannya ternyata tak cukup kuat menahan beban tubuhnya.

"Plafonnya enggak kuat. Saya jatuh," ungkap Ahmad Sahroni dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, Senin (3/11/2025).

Dalam situasi genting tersebut, Ahmad Sahroni mengaku diliputi perasaan was-was dan tidak bisa memercayai siapa pun. 

Ia merasa harus berjuang sendirian untuk menyelamatkan nyawanya dari ancaman yang ada di depan mata.

"Saya dalam keadaan hari itu tidak percaya sama satu orang pun," ujarnya.

Baca Juga: Ahli Ungkap Ada Faktor Disinformasi dan Manipulasi saat Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Dijarah

Selain drama penyelamatan diri, absurditas penjarahan yang terjadi di rumahnya juga menjadi sorotan. 

Ahmad Sahroni (Instagram)
Ahmad Sahroni (Instagram)

Ahmad Sahroni mengungkap bahwa para penjarah tidak hanya mengambil barang-barang berharga, tetapi juga benda-benda personal yang tak ternilai harganya.

Dengan nada tak percaya, ia menceritakan bahwa pakaian dalamnya pun ikut raib digasak massa yang masuk ke rumahnya.

"Bapak Ibu, kolor aja saya diambil," tuturnya.

Tak berhenti di situ, barang-barang sepele lainnya seperti sikat gigi hingga kenangan keluarga dalam bentuk foto juga menjadi sasaran penjarahan. Hal ini membuatnya heran sekaligus miris dengan tindakan brutal massa saat itu.

"Kebayang Bapak Ibu, foto keluarga pun dicuri," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI