- Artis Denada menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram pada 2 Februari 2026 kepada Ressa Rizky Rossano.
- Denada menyesal tidak merawat Ressa sejak bayi karena kondisi psikologisnya saat itu tidak mendukung.
- Ressa sebelumnya menuding Denada menelantarkannya selama 24 tahun dan tidak mengakui statusnya sebagai anak.
Suara.com - Artis Denada kembali menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada anak yang baru diakuinya sebagai putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin, 2 Februari 2026.
Dalam video itu, Denada berbicara dengan nada tenang namun sarat penyesalan atas keputusan-keputusan yang ia ambil di masa lalu.
Denada mengawali pernyataannya dengan mengungkapkan rasa bersalah karena tidak merawat dan membesarkan Ressa sejak masih bayi.
Ia mengakui bahwa ketidakhadirannya sebagai seorang ibu telah meninggalkan luka mendalam bagi sang anak.
“Saya betul-betul meminta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi,” kata Denada.
Ia kemudian menjelaskan kondisi yang melatarbelakangi keputusannya pada saat itu. Denada mengaku berada dalam kondisi psikologis yang tidak memungkinkan untuk merawat seorang bayi.
“Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” sambungnya.
Meski demikian, Denada menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan pembenaran. Ia menyadari bahwa keputusannya telah berdampak panjang terhadap kehidupan Ressa.
Denada pun mengaku sangat menyesal karena baru sekarang berani menyampaikan kebenaran mengenai status dirinya sebagai ibu kandung.
![Denada [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/02/69959-denada-instagram.jpg)
“Saya juga ingin minta maaf kepada Ressa karena baru saat ini, setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan Ressa bahwa saya adalah ibu kandungnya,” tuturnya.
Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada mendiang ibunya, Emilia Contessa, yang telah lebih dulu meninggal dunia.
Ia mengaku menyesal karena telah membuat sang ibu turut menanggung beban dan polemik keluarga selama bertahun-tahun.
“Saya juga minta maaf kepada almarhumah mamah. Dan saya juga minta maaf kepada semua adik-adik saya,” ungkap Denada.
Di akhir pernyataannya, Denada menyampaikan harapan agar kesalahan dan kekhilafan yang ia lakukan dapat dimaafkan, baik oleh keluarga maupun oleh Tuhan. Ia menutup videonya dengan doa dan ungkapan penyesalan yang mendalam.