Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia

Sumarni

Senin, 02 Februari 2026 | 12:26 WIB
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
Kronologi kasus Jeffrey Epstein, seret nama pesohor dunia (X)

Suara.com - Kasus Jeffrey Epstein kembali mengguncang dunia internasional dua dekade setelah pertama kali dilaporkan ke polisi, menyusul dirilisnya berkas investigasi pemerintah Amerika Serikat terkait dokumen kejahatannya.

Sebagai informasi, Jeffrey Epstein merupakan seorang financier alias pemodal asal Amerika Serikat yang terkenal atas kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.

Dengan kekayaan yang dimilikinya, Epstein terus memperluas hubungannya dengan orang-orang kaya dan berkuasa.

Selama bertahun-tahun ia menjalin persahabatan dengan tokoh-tokoh terkenal seperti Michael Jackson, Bill Gates, Bill Clinton, Donald Trump dan sebagainya.

Di balik kekayaan dan koneksinya yang kuat, Epstein ternyata menyimpan dosa besar yang belakangan kembali mencuat seiring perilisan dokuman kasus kejahatannya.

Pada Jumat (30/1/2026) Departemen Kehakiman AS merilis sekitar 3 juta dokumen dari arsip Epstein, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar.

Pengungkapan dokumen ini dilakukan setelah diberlakukannya Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein, yang mewajibkan Departemen Kehakiman membuka catatan pemerintah terkait Epstein dan orang kepercayaannya, Ghislaine Maxwell.

Melansir US News dan Britannica, berikut adalah kronologi kasus Jeffrey Epstein selengkapnya.

Kronologi Kasus Jeffrey Epstein

baca juga
Kronologi kasus Jeffrey Epstein, seret nama pesohor dunia (X)
Kronologi kasus Jeffrey Epstein, seret nama pesohor dunia (X)

Maret 2005: Penyelidikan terhadap Epstein bermula ketika keluarga seorang gadis berusia 14 tahun melapor ke polisi Palm Beach, Florida, bahwa anak mereka dilecehkan di rumah mewah Epstein.

Laporan tersebut memicu pengakuan dari sejumlah gadis di bawah umur lain yang menyatakan bahwa Epstein mempekerjakan mereka untuk memberikan pijat seksual.

Mei 2006: Polisi Palm Beach siap menuntut Epstein dengan berbagai tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Namun, jaksa wilayah Barry Krischer mengirimkan kasus tersebut ke dewan juri, sebuah langkah yang kemudian menuai kritik.

Juli 2006: Epstein akhirnya ditangkap setelah dewan juri hanya mendakwanya dengan tuduhan ringan meminta jasa prostitusi.

Keputusan ini membuat aparat kepolisian marah dan menuduh adanya perlakuan istimewa, sementara FBI mulai melakukan penyelidikan terpisah.

2007: Jaksa federal menyiapkan dakwaan, tetapi negosiasi panjang antara pengacara Epstein dan jaksa AS Alexander Acosta menghasilkan kesepakatan untuk menghindari penuntutan federal.

Juni 2008: Epstein akhirnya mengaku bersalah atas dua tuduhan negara bagian dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dengan fasilitas pembebasan kerja.

Mei 2009: Salah satu korban Epstein, Virginia Roberts Giuffre, mengajukan gugatan perdata yang menyatakan Epstein dan Maxwell memperdagangkannya kepada pria-pria berpengaruh.

2011 dan 2014: Wawancara serta dokumen pengadilan kembali mengangkat tuduhan terhadap tokoh-tokoh dunia, termasuk Andrew Mountbatten-Windsor. Semua tuduhan tersebut dibantah oleh pihak yang disebutkan.

Juli 2019: Epstein ditangkap kembali atas tuduhan perdagangan seks oleh jaksa federal New York.

10 Agustus 2019: Epstein ditemukan meninggal di sel penjara Manhattan akibat bunuh diri, setelah serangkaian pelanggaran protokol penjara terungkap. Kematian ini memicu gelombang teori konspirasi global.

2020: Kasus berlanjut dengan penangkapan Ghislaine Maxwell yang kemudian dinyatakan bersalah atas perdagangan seks pada 2021 dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada 2022.

2024: Kasus Epstein kembali menjadi krisis politik setelah Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden dan mendorong pembukaan berkas pemerintah.

November 2025: Kongres akhirnya mengesahkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein yang membuka jalan bagi rilis resmi dokumen investigasi.

Sejumlah email dan korespondensi Epstein dengan tokoh-tokoh ternama dipublikasikan, meski tidak menghasilkan dakwaan baru.

Kasus ini juga berdampak besar pada keluarga kerajaan Inggris, setelah klaim dalam memoar anumerta Giuffre berujung pada pencabutan gelar Pangeran Andrew oleh Raja Charles III pada Oktober 2025.

Desember 2025: Departemen Kehakiman mulai merilis catatan resmi investigasi Epstein, menandai babak baru dalam salah satu skandal pelecehan seksual terbesar dan paling kontroversial dalam sejarah modern.

Januari 2026: Departemen Kehakiman AS merilis 3 juta halaman dokumen dari arsip Epstein, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar

Beberapa nama besar seperti Pangeran Andrew, Bill Clinton, Donald Trump, hingga Jay-Z diduga memiliki keterkaitan dengan kasus Epstein tersebut.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret

Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:45 WIB

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:20 WIB

MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan

MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:13 WIB

Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar

Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar

News | Senin, 02 Februari 2026 | 10:46 WIB

Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza

Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 16:51 WIB

Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram

Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram

Entertainment | Minggu, 01 Februari 2026 | 16:36 WIB

Terkini

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:09 WIB

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×