Suara.com - Rama Duwaji kini menjadi sorotan dunia setelah suaminya, Zohran Mamdani, terpilih sebagai Wali Kota New York City ke-111 pada 4 November 2025.
Perempuan berusia 27 tahun ini resmi menjadi First Lady termuda dalam sejarah kota metropolitan tersebut.
Selain karena usianya yang muda, Rama juga mencuri perhatian berkat kiprahnya sebagai seniman visual dan aktivis sosial.
Dia dikenal sebagai sosok yang kreatif, cerdas, dan berprinsip kuat dalam memperjuangkan isu kemanusiaan, terutama hak-hak perempuan dan Palestina.
Latar Belakang dan Karier Seni Rama Duwaji

Rama Duwaji lahir di Houston, Texas pada 1997 dari keluarga keturunan Suriah yang kini bermukim di Dubai.
Dia menempuh pendidikan seni di Virginia Commonwealth University School of the Arts dan melanjutkan gelar MFA di School of Visual Arts, New York.
Sebagai seniman visual, Rama dikenal multitalenta, mulai dari ilustrator, animator, hingga pembuat keramik yang karyanya dipamerkan secara internasional.
Beberapa klien prestisiusnya termasuk The New Yorker, The Washington Post, BBC, Apple, Spotify, Tate Modern, hingga Cartier.
Cinta Modern dengan Zohran Mamdani

Kisah cinta Rama dan Zohran berawal dari aplikasi kencan Hinge pada tahun 2021 yang kemudian berlanjut ke pertunangan di Oktober 2024.
Pasangan ini menikah dua kali, secara sipil di Kantor Panitera Kota New York pada Februari 2025 dan upacara pribadi pada Desember 2024.
Mereka juga menggelar perayaan di Uganda serta pesta pertunangan di Dubai bersama keluarga besar kedua pihak.
Rama kini tinggal bersama suaminya di Astoria, Queens, sembari tetap aktif berkarya di studio seninya di Brooklyn.
Peran Rama di Balik Kemenangan Zohran Mamdani

Meskipun tidak tampil di depan publik selama kampanye, Rama memainkan peran penting di balik layar dalam kemenangan bersejarah Zohran Mamdani.
Dia berkontribusi dalam merancang identitas visual kampanye dan strategi media sosial yang memperkuat citra progresif sang kandidat.
Zohran sendiri dikenal sebagai Wali Kota Muslim pertama dan keturunan Asia Selatan pertama dalam sejarah New York City.
Dengan dukungan kreatif Rama, kampanye Mamdani berhasil menarik simpati generasi muda dan komunitas imigran di seluruh kota.
Seniman Progresif dengan Suara Kemanusiaan

Sebagai seniman Gen Z, Rama Duwaji menggunakan karyanya untuk menyuarakan isu-isu politik dan sosial yang relevan dengan generasinya.
Dia kerap mengangkat tema identitas Timur Tengah, pengalaman diaspora, dan perjuangan perempuan kulit berwarna dalam karya ilustratifnya.
Rama juga dikenal lantang mendukung gerakan pro-Palestina dan keadilan sosial melalui seni serta kolaborasi komunitas internasional.
Sikap tegasnya menjadikannya sosok First Lady muda yang tidak hanya mendampingi pemimpin, tetapi juga membawa nilai perubahan.
Kehadiran Rama Duwaji di Gedung Balai Kota New York menandai babak baru bagi generasi muda dalam politik global.
Sebagai First Lady termuda NYC, Rama dipandang sebagai simbol kemajuan, keberagaman, dan suara baru dari generasi Gen Z.
Kontributor : Chusnul Chotimah