Belajar dari Strategi 7 Tahun Jumbo, Ambisi Animasi Lokal Menuju Panggung Global

Yazir F, Tiara Rosana

Selasa, 25 November 2025 | 13:05 WIB
Belajar dari Strategi 7 Tahun Jumbo, Ambisi Animasi Lokal Menuju Panggung Global
Film Jumbo. (Dok. Visinema)
  • Kesuksesan komersial Jumbo (Visinema) dan rencana Pelangi di Mars (Mahakarya Pictures/PFN) menandai pergeseran fokus sineas.
  • Pelangi di Mars mengambil terobosan dengan menggabungkan live-action dan animasi 3D menggunakan teknologi Unreal Engine, menunjukkan ambisi untuk menciptakan idola anak-anak asli Indonesia yang setara standar global
  • Kedua proyek tersebut menekankan pentingnya riset mendalam, kesabaran (perencanaan Jumbo selama tujuh tahun), serta melibatkan ratusan talenta lokal untuk memastikan kualitas produk dapat bersaing di pasar internasional

Suara.com - Bukan hanya karena dominasi genre horor atau drama yang terus bertahan, melainkan adanya lonjakan signifikan dalam sektor film animasi dan keluarga.

Dua judul besar menjadi sorotan utama tahun ini. Pertama ada Jumbo besutan Visinema Pictures yang telah mencetak rekor sebagai film terlaris sepanjang masa. Satunya lagi Pelangi di Mars dari Mahakarya Pictures bersama PFN yang siap membawa terobosan teknologi baru pada 2026.

Kesuksesan komersial Jumbo dan keberanian investasi teknologi dalam Pelangi di Mars memberikan sinyal kuat bahwa industri animasi Indonesia sedang berevolusi.

Para sineas tak lagi sekadar memproduksi film lepas, melainkan sedang membangun fondasi bisnis jangka panjang berbasis Evergreen IP (Intellectual Property atau Kekayaan Intelektual Abadi).

Bukan Sekadar Film, Tapi Warisan 100 Tahun

Angga Dwimas Sasongko, CEO Visinema Pictures, dalam acara Jakarta IP Market 2025, secara terbuka membongkar strategi di balik kesuksesan Jumbo.

Angga menegaskan bahwa pencapaian film tersebut bukanlah keberuntungan semata, melainkan hasil dari perencanaan matang selama tujuh tahun sejak 2018.

Menurut Angga, kesalahan umum dalam industri kreatif adalah berpikir jangka pendek. Dan, Visinema mengubah pola pikir tersebut dengan mempersiapkan Jumbo bukan hanya sebagai tontonan sesaat, tetapi sebagai aset yang bisa hidup melintasi generasi.

"Jumbo itu adalah pijakan awal masa depannya Visinema untuk, mudah-mudahan ya, 100 tahun ke depan. Di mana kita punya yang namanya evergreen IP," jelas Angga.

Konsep evergreen IP ini berbeda dengan sekuel. Jika sekuel seringkali dipaksakan mengikuti kesuksesan film pertama, evergreen IP adalah pengembangan karakter dan semesta cerita yang bisa masuk ke berbagai medium, mulai dari buku, mainan, hingga konser musik tanpa kehilangan relevansinya.

Hal ini dibuktikan dengan rencana Visinema yang memiliki pipeline proyek lain seperti Kancil, Nussa, dan Domikado.

Teknologi dan Kepercayaan Diri Nasional

Jika Visinema membuktikan kesuksesan dari sisi strategi manajemen IP dan cerita, kubu Pelangi di Mars menawarkan visi masa depan melalui inovasi teknologi.

Film yang dijadwalkan tayang pada 2026 ini berani mengambil langkah "merepotkan" dengan menggabungkan aktor asli (live-action) dan animasi 3D menggunakan teknologi hybrid dan Unreal Engine.

Produser Dendi Reynando dan Sutradara Upie Guava tidak hanya ingin membuat film canggih, tetapi juga ingin menciptakan idola baru bagi anak-anak Indonesia.

Mereka menyadari bahwa selama ini, pasar hiburan anak didominasi oleh karakter impor seperti Doraemon dari Jepang atau pahlawan super dari Amerika Serikat.

"Kami melihat IP dari Korea, Amerika, atau Jepang itu tumbuh bersama generasinya. Nah, kita memang membayangkan itu yang mau kita coba tawarkan. Kita harap anak-anak Indonesia bisa tumbuh besar bersama IP asli Indonesia," ujar Dendi Reynando dalam konferensi pers peluncuran teaser trailer film tersebut.

Keterlibatan Perum Produksi Film Negara (PFN) dalam proyek Pelangi di Mars juga menjadi indikator penting. Direktur Utama PFN, Rivan Fajarsyah alias Ifan Seventeen, menyebut bahwa dukungan negara hadir karena proyek ini dianggap merepresentasikan masa depan industri.

"Industri perfilman Indonesia di 2024 sedang sunrise. Tapi Pelangi di Mars ini beda. Ini melambangkan masa depan industri film Indonesia. Film ini merealisasikan ide seliar apapun dari sutradara," ungkap Ifan.

Berkolaborasi dengan Ratusan Talenta Bangsa

Satu benang merah yang menghubungkan kesuksesan Jumbo dan potensi Pelangi di Mars adalah keseriusan dalam manajemen "dapur" produksi. Kedua rumah produksi ini tidak bekerja sendirian.

Angga Sasongko menekankan bahwa untuk menciptakan IP raksasa, dibutuhkan tim yang kuat dan kesabaran ekstra.

Visinema bahkan merekrut ahli-ahli berpengalaman di industri IP dalam lima tahun terakhir untuk memperkuat struktur perusahaan mereka.

"Selama tujuh tahun kami enggak hanya bikin, tapi sembari belajar. Kita lihat kanan-kiri, banyak baca buku, banyak datang ke event di seluruh dunia. Great things take time," tutur Angga.

Senada dengan itu, tim Pelangi di Mars juga melakukan riset panjang sejak 2020. Mereka melibatkan lebih dari 200 kru lokal, termasuk animator dan teknisi dari berbagai daerah, untuk memastikan kualitas visual film ini setara dengan standar internasional.

Alim Sudio, penulis skenario Pelangi di Mars, menambahkan bahwa narasi yang dibangun juga harus memperkuat posisi Indonesia.

"Ide yang saya beli adalah, Di Mars itu ada robot-robot dari bangsa lain, tapi pemimpinnya Pelangi (anak Indonesia). Jadi kalau film ini mendunia, Indonesia memimpin untuk menemukan solusi bagi bumi," kata Alim.

Masa Depan Cerah Animasi Lokal

Dari dua proyek ini, dapat disimpulkan bahwa masa depan film animasi di Indonesia sangat menjanjikan. Pasar domestik telah terbukti siap dan antusias menerima karya lokal, sebagaimana ditunjukkan oleh rekor penonton Jumbo.

Kuncinya kini terletak pada konsistensi para kreator untuk tidak hanya fokus pada penjualan tiket bioskop, tetapi membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Pergeseran fokus dari "membuat film" menjadi "mengembangkan IP" akan menjadi katalis utama yang menjaga napas industri ini tetap panjang.

Dengan adanya kolaborasi antara visi kreatif yang liar, kematangan manajemen bisnis, dukungan teknologi mutakhir, serta keberpihakan pemerintah, Indonesia kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan mungkin menjadi pemain utama di kancah global dalam satu dekade mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honor Magic 9 Siap Jadi HP Flagship Compact, Usung Baterai 8.000 mAh

Honor Magic 9 Siap Jadi HP Flagship Compact, Usung Baterai 8.000 mAh

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:41 WIB

4 HP Redmi Note 17 Lolos Sertifikasi: Pakai Snapdragon Anyar, Baterai 7.000-10.000 mAh

4 HP Redmi Note 17 Lolos Sertifikasi: Pakai Snapdragon Anyar, Baterai 7.000-10.000 mAh

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:09 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15 WIB

Review Film Decorado: Dekorasi Eksistensial yang Menghantam Mental Penonton

Review Film Decorado: Dekorasi Eksistensial yang Menghantam Mental Penonton

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:35 WIB

Rayakan Idul Adha 2026, Fuji Siapkan Sapi Kurban Jumbo 7 Kuintal

Rayakan Idul Adha 2026, Fuji Siapkan Sapi Kurban Jumbo 7 Kuintal

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:31 WIB

Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari

Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:48 WIB

POCO X9 Pro Max Dirumorkan Bawa Baterai 12.000 mAh, Usung 'Spek Dewa'

POCO X9 Pro Max Dirumorkan Bawa Baterai 12.000 mAh, Usung 'Spek Dewa'

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:41 WIB

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:02 WIB

Rilis Akhir Mei, Honor Win Turbo Usung Baterai 10.000 mAh dengan RAM 16 GB

Rilis Akhir Mei, Honor Win Turbo Usung Baterai 10.000 mAh dengan RAM 16 GB

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius

Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:00 WIB

Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany

Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:30 WIB

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:00 WIB

Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay

Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:30 WIB

Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix

Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:00 WIB

Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV

Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:30 WIB

Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV

Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV

Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:40 WIB

Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada

Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?

Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:09 WIB