Suara.com - Verrell Bramasta memilih untuk terjun ke lokasi bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Dia berinteraksi dengan sejumlah korban sekaligus memberikan bantuan.
Menurut Verrell, dia banyak mendengar keluh kesah dari para korban bencana tersebut.
"Setibanya di Sumatera Barat, saya melihat sendiri bagaimana warga melewati masa sulit ini," tulisnya sambil menunjukkan video selama di sana, pada postingannya 30 November 2025.
Pria 29 tahun ini bahkan merogoh kocek sendiri untuk membantu warga yang membutuhkan.
"Banyak cerita yang saya dengar hari itu baik tentang kehilangan maupun tentang usaha untuk tetap bertahan. Oleh karena itu, saya berusaha hadir bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan bantuan pribadi untuk menopang apa yang sekiranya dibutuhkan," bebernya.
Salah satu yang dibantu secara pribadi adalah ibu-ibu yang kehilangan motornya.
"Ibu kehilangan motor. Insya Allah bantuan motor dari saya, bantuan pribadi buat ibu ya," ucap Verrell.
Sebuah penjelasan bijak disampaikan mantan pacar Natasha Wilona satu ini soal bencana yang baru terjadi.
Dia sekaligus mengajak untuk semua pihak bisa peduli dan membantu pemulihan.
"Kita mungkin tidak bisa memperbaiki semuanya dalam satu hari, tetapi kehadiran dan kepedulian adalah awal dari pemulihan. Padang dan Sumatera kuat bukan hanya karena warganya, tetapi karena kita semua memilih untuk saling menguatkan!" katanya.
Namun ada saja netizen yang mempertanyakan pakaian yang dikenakan Verrell dalam kunjungan tersebut. Ini karena Verrell memakai rompi yang melindungi bagian perut dan punggungnya.
"Gunanya rompi buat apa mas? Serius nanya," komentar netizen penasaran.
"Pakai rompi buat apa? Berasa ke daerah perang aja ya," tambah lainnya.
Apakah rompi yang dipakai Verrell adalah rompi anti peluru?
Rompi yang dipakai Verrell Bramasta adalah jenis Rompi Taktis atau Tactical Vest dengan gaya Plate Carrier.
Rompi ini biasanya digunakan untuk membawa perlengkapan tambahan (seperti mag pouch, alat komunikasi, atau kotak P3K kecil) dalam kantong-kantong (disebut pouch) yang dipasang menggunakan sistem modular (seringnya MOLLE atau Modular Lightweight Load-carrying Equipment).
Rompi jenis ini berpotensi untuk menjadi anti peluru, tetapi statusnya tergantung pada isi di dalamnya.
Rompi ini pada dasarnya adalah wadah (carrier) yang dirancang khusus untuk menampung Pelat Balistik (pelat keras) atau Kevlar (bahan anti peluru lunak) di bagian depan dan belakang.
Jika rompi tersebut diisi dengan Pelat Balistik atau Kevlar yang sesuai dengan standar balistik seperti NIJ Level III atau IV, maka rompi tersebut adalah anti peluru.
Namun, jika rompi itu kosong atau tidak diisi pelat atau Kevlar dan hanya dipakai sebagai aksesori taktis atau untuk membawa perlengkapan, maka rompi itu bukan anti peluru, melainkan hanya rompi taktis biasa.
Rompi itu adalah wadah anti peluru, tetapi kita tidak bisa memastikan apakah pelat anti peluru (yang sesungguhnya) ada di dalamnya atau tidak.
Sementara itu, netizen menyanjung Verrell yang mau dikerumini korban bencana demi bisa menghibur mereka.
"Dia benar-benar gak takut dikerumunin orang-orang menengah ke bawah, gak ada rasa risih sama Sakali, benar-benar wibawah," sanjung netizen.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah