- Aura Kasih mendatangi Pengadilan Agama untuk mengurus dokumen anak dan mengungkapkan bahwa ia menjadi single parent selama empat tahun tanpa menerima nafkah dari mantan suaminya, Eryck Amaral.
- Ia bersikap mandiri dengan menanggung semua kebutuhan anak dan tidak menuntut Eryck Amaral, menganggap hal tersebut sebagai cara Tuhan menjadikannya wanita yang tangguh.
- Hubungan antara Aura Kasih dan Eryck Amaral sudah terputus total
Suara.com - Lama tak muncul ke publik, Aura Kasih mendadak menyambangi Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kehadirannya di sana untuk mengurus dokumen sang putri, Arabella.
Dalam kesempatan tersebut, Aura Kasih juga berbagi cerita mengenai kehidupan sebagai single parents. Tercatat, sudah empat tahun ia merawat sendiri putrinya.
"Seperti apa ya... Jalanin aja. Gampang-gampang susah aja sih," ujar Aura Kasih menggambarkan perasaannya ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa, 9 Desember 2025.
Saat disinggung apakah sang mantan suami, Eryck Amaral masih memberikan nafkah ke anak mereka, Aura Kasih pastikan cuma ia yang berperan.
"Nafkah? Ya kebetulan karena mungkin saya ada rezeki lebih, ya semuanya (saya tanggung)," ungkap Aura Kasih.
Aura Kasih menegaskan, selama ini mantan suami tidak pernah mengirimkan uang untuk kebutuhan sang buah hati.
Meski demikian, pelantun Mari Bercinta memilih untuk tidak menuntut atau mempermasalahkan hal tersebut secara berlebihan.
"Ya, saya juga enggak minta dan dia enggak ngasih," jelas artis berusia 37 tahun tersebut kepada wartawan.
Bagi finalis Miss Indonesia 2007 ini, situasi pelik tersebut justru diambil hikmah.
Aura Kasih merasa, Tuhan sedang membentuk karakternya menjadi wanita tangguh yang tidak bergantung pada orang lain dalam membesarkan anak.
“Ya kalau saya sih mikirnya dapat rezeki lebih dari Allah, ya Allah tuh bikin saya mandiri aja,” tuturnya dengan nada tenang dan ikhlas.
Kendati mengaku ikhlas, Aura Kasih tidak menampik bahwa seorang ayah sejatinya memiliki kewajiban mutlak terhadap anak.
Namun, ia menyadari sepenuhnya bahwa kesadaran tersebut kembali kepada individu masing-masing.
"Sebenarnya kita ya kewajiban ya harus gitu ya. Namanya juga ayah. Tapi kan balik lagi, kesediaannya, kemauannya, atau ketersediaannya tuh ada enggak gitu. Jadi mengalir aja lah," imbuhnya.
Terkait jalinan komunikasi, hubungan Aura Kasih dan Eryck Amaral sepertinya sudah benar-benar terputus total.
Tidak ada lagi percakapan intens di antara keduanya pasca perpisahan yang terjadi beberapa tahun silam.
“Saya sudah enggak ngobrol sama sekali,” tegas Aura Kasih singkat.
Kondisi ini rupanya membuat putrinya terbiasa tumbuh tanpa sosok ayah. Karena ditinggal sejak masih bayi, Arabella tumbuh tanpa ingatan yang kuat tentang ayahnya, sehingga jarang menanyakan keberadaan Eryck.
"Nah, karena mungkin dari umur 8 bulan dia sudah enggak pernah tatap muka, jadi pas bayi kan juga enggak tahu kejadiannya seperti apa. Jadi ya anaknya juga enggak pernah nanyain juga sih," tutupnya.
Penyebab Cerai
Aura Kasih dan Eryck Amaral hanya mampu mempertahankan rumah tangga mereka selama dua tahun.
Pernikahan mereka berakhir menyusul gugatan cerai yang dilayangkan Aura pada 17 Desember 2020 di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Banyak pertimbangan Aura Kasih mengakhiri pernikahannya dengan pria bule tersebut. Pertama, mereka terlalu lama jalani hubungan jarak jauh alias LDR akibat pandemi Covid-19.
Aura Kasih juga merasa keberadaan suaminya tak jelas. Terakhir, Aura merasa sendirian mengurus anak.