Review Qorin 2: Film Horor Berisi dengan Ending Antiklimaks

Yazir F, Tiara Rosana

Rabu, 10 Desember 2025 | 19:00 WIB
Review Qorin 2: Film Horor Berisi dengan Ending Antiklimaks
Film Qorin 2 (IMDb)
baca 10 detik
  •  Fokus cerita adalah hukuman fatal bagi pelaku bullying dan persekutuan ayah korban, Pak Makmur (Fedi Nuril), dengan Jin Qorin untuk menuntut balas.
  •  Aksi Fedi Nuril yang tampil "bengis" dan dingin sebagai Makmur merupakan daya tarik utama dan transformasi yang sangat menonjol dari peran-peran sebelumnya.
  • Meskipun alur cerita solid di awal, akhir film (ending) cenderung antiklimaks dan meninggalkan rasa getir karena penggambaran Jaya yang melanjutkan siklus dendam.

Suara.com - Setelah sukses menakuti lebih dari 1,3 juta penonton pada tahun 2022, teror doppelganger kembali menghantui bioskop lewat film Qorin 2.

Film hasil kolaborasi IDN Pictures dan Rapi Films ini dijadwalkan tayang serentak mulai besok, Kamis, 11 Desember 2025.

Digarap kembali oleh duet sutradara Ginanti Rona dan penulis skenario Lele Laila, sekuel ini tidak lagi berlatar asrama putri, melainkan membedah sisi gelap kehidupan sosial di sebuah desa terpencil.

Namun, Qorin 2 bukan sekadar film horor yang mengandalkan jump scare. Film ini hadir sebagai tamparan keras bagi realitas perundungan dengan balutan mistis yang mencekam.

Berikut adalah ulasan lengkap (review) film Qorin 2.

Premis Cerita: Bukan Sekadar Hantu, Tapi Konsekuensi Dosa

Berbeda dengan film horor pada umumnya, naskah garapan Lele Laila, yang kualitasnya sudah tak perlu diragukan lagi, kali ini mengambil sudut pandang yang unik.

Fokus cerita tidak hanya mengekspos bagaimana perundungan dilakukan atau penderitaan korban semata, melainkan menyoroti hukuman kejam dan risiko fatal yang mengintai para pelaku bullying.

Cerita berpusat pada Pak Makmur (Fedi Nuril), seorang tukang sampah yang hidup pas-pasan.

baca juga

Hatinya hancur ketika mengetahui anak semata wayangnya, Jaya (Ali Fikry), menjadi korban perundungan brutal di sekolah oleh Darma (Gilang Devialdy), anak seorang pejabat desa, dan teman-temannya.

Ketika hukum manusia tumpul ke atas, Makmur memilih jalan pintas, yakni bersekutu dengan Jin Qorin untuk menuntut balas.

Konsep Qorin dalam film ini juga dieksplorasi lebih dalam dan menjadi hal baru yang menarik. Penonton disuguhkan visual di mana seseorang bisa terlihat "hidup" dan berinteraksi, padahal raga aslinya sudah tiada atau dikendalikan sepenuhnya oleh jin yang menjelma.

Transformasi Fedi Nuril: Dari Pria Alim Jadi "Psikopat" Dingin

Poin paling mentereng dalam film ini adalah transformasi total Fedi Nuril. Lupakan imej yang lembut, penyayang, atau lekat dengan peran suami poligami yang sabar, di Qorin 2, aktor 43 tahun ini tampil luar biasa bengis.

Dia berhasil menghidupkan karakter Makmur yang dipenuhi amarah, dendam kesumat, dan keputusasaan.

Fedi mampu menampilkan wajah dingin tanpa ekspresi saat menghabisi musuh-musuh anaknya seraya dirasuki jin, demi ingin melihat orang lain binasa. Aktingnya yang jauh dari zona nyaman ini menjadi nyawa utama film.

Aktor Muda Curi Perhatian

Selain Fedi, jajaran pemain muda juga memberikan kesegaran tersendiri untuk memerankan anak sekolah, baik sebagai pelaku maupun korban, terasa sangat pas.

Ali Fikry (Jaya), Muzakki Ramdhan (Rizal), Gilang Devialdy (Darma), hingga Quentin Stanislavski (Wahyu), menunjukkan kualitas akting yang mumpuni.

Chemistry permusuhan di antara mereka terbangun natural, membuat penonton ikut merasakan ketegangan dan rasa frustrasi yang dialami karakter remaja di lingkungan yang tidak aman.

Ending yang Membelah Opini

Meski paruh awal hingga pertengahan film berjalan sangat solid dengan tensi tinggi, bagian akhir cerita mungkin akan memicu perdebatan. Bagi sebagian penonton, penyelesaian konflik terasa sedikit antiklimaks.

Karakter Makmur, yang digambarkan begitu kuat dan menakutkan sepanjang film, justru tampak terlalu mudah dilumpuhkan saat jati dirinya terbongkar.

Selain itu, nasib karakter Jaya di penghujung film juga meninggalkan rasa getir.

Bukannya bertaubat atau menemukan kedamaian, Jaya justru digambarkan melanjutkan siklus dendam tersebut. Sebuah keputusan naratif yang berani, namun mungkin kurang memuaskan bagi penonton yang mengharapkan ending positif.

Terlepas dari catatan pada bagian ending, Qorin 2 adalah tontonan horor yang "berisi". Keberaniannya mengangkat tema sensitif dan memberikan contoh hukuman sadis bagi pelaku bullying layak diacungi jempol.

Film ini juga menjadi momen perpisahan yang haru, mengingat adanya penampilan tribute untuk mendiang aktor senior Epy Kusnandar yang turut ambil peran dalam film ini.

Bagi kamu yang penasaran melihat Fedi Nuril mode "pembunuh berdarah dingin", Qorin 2 patut masuk daftar tontonan akhir pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia

Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:56 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'

Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'

Video | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:05 WIB

Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah

Terlalu Berat! Para Pemain Film Sofia sampai Minta Terapis usai Baca Naskah

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker

Bukan Sekadar Akting, Titi Kamal Ternyata Punya Hobi Berburu Hantu di Lokasi Angker

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 20:15 WIB

Mengapa Remake '402 Rumah Sakit Angker' Gagal Memikat Seperti Gonjiam Versi Asli?

Mengapa Remake '402 Rumah Sakit Angker' Gagal Memikat Seperti Gonjiam Versi Asli?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 17:43 WIB

Paket Santet Rilis Trailer Perdana, Horor Kiriman Misterius Siap Hantui Bioskop Mulai 27 Agustus

Paket Santet Rilis Trailer Perdana, Horor Kiriman Misterius Siap Hantui Bioskop Mulai 27 Agustus

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat

Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:10 WIB

Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik

Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:39 WIB

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

×