Suara.com - Momen kebersamaan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menjadi sorotan setelah keduanya tampil kompak mengasuh anak meski resmi bercerai.
Melalui unggahan Instagram, Tasya membagikan potret hangat bersama mantan suaminya saat menghadiri acara sekolah anak pertama mereka.
Kehadiran Tasya dan Ahmad di momen penting sang buah hati menunjukkan hubungan dewasa yang tetap terjaga demi kepentingan anak.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian publik karena memperlihatkan keharmonisan yang jarang terlihat pada pasangan selebriti pasca perceraian.

Dalam unggahan Instagram pada Kamis, 18 Desember 2025, Tasya menuliskan kalimat penuh kebanggaan untuk putrinya, Maryam Eliza Khair.
"Our champion queen!" tulisnya sebagai dukungan penuh terhadap pencapaian sang anak di lingkungan sekolahnya.
Acara sekolah tersebut tampaknya melibatkan peran aktif orangtua, sehingga kehadiran Tasya dan Ahmad menjadi perhatian tersendiri.
Tasya Farasya tampil serasi bersama Ayang dengan mengenakan dress kuning senada, menciptakan kesan hangat dan kompak di tengah acara.
Saudara kembar Tasyi Athasyia itu mengabadikan sejumlah momen bersama Ahmad dan Ayang, seolah masih menjadi keluarga harmonis.

Sederet foto yang dibagikan memperlihatkan Tasya dan Ahmad bersikap akrab seperti pasangan suami istri pada umumnya.
Keduanya tampak fokus mendampingi anak, menunjukkan kerja sama yang matang sebagai orangtua.
Sikap tersebut menuai apresiasi warganet karena dianggap mengedepankan kepentingan anak dibanding konflik masa lalu.
Banyak yang menilai Tasya dan Ahmad memberikan contoh positif tentang pola pengasuhan bersama setelah perceraian.
Kehadiran bersama di acara sekolah juga memperlihatkan bahwa komunikasi keduanya tetap berjalan dengan baik dan saling menghargai.
Fakta Perceraian dan Kesepakatan Hak Asuh

Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf resmi bercerai berdasarkan putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 November 2025.
Gugatan cerai diajukan Tasya pada 12 September 2025, setelah keduanya lebih dahulu berpisah secara agama pada 10 September 2025.
Alasan perceraian mencakup perselisihan berkepanjangan, krisis kepercayaan, serta persoalan nafkah yang tidak terpenuhi selama pernikahan.
Meski demikian, majelis hakim mengabulkan kesepakatan hak asuh bersama demi kepentingan terbaik kedua anak mereka.
Ahmad Assegaf tetap diperbolehkan bertemu anak-anak secara rutin, dengan jadwal disepakati dan tanpa menginap.
Kebersamaan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf membuktikan bahwa perceraian tidak selalu berakhir dengan konflik berkepanjangan.
Dengan mengedepankan komunikasi dan tanggung jawab, keduanya menunjukkan bahwa peran orangtua tetap bisa dijalani secara harmonis.
Sikap dewasa ini diharapkan memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak serta menjadi contoh inspiratif bagi pasangan lain.
Kontributor : Chusnul Chotimah