Suara.com - Episode ketujuh Stranger Things musim kelima volume dua langsung memicu perdebatan sengit usai dirilis global pada 26 Desember 2025.
Banyak penggemar terkejut karena episode berjudul The Bridge justru memperoleh skor rendah di IMDb, hanya 5,5 dari 10.
Padahal, episode ini berfungsi sebagai jembatan penting menuju episode final yang menentukan nasib Hawkins dan dunia manusia.
Lantas, apa yang membuat Stranger Things 5 Vol 2 Episode 7 dianggap mengecewakan oleh sebagian besar penonton setia.
Episode Transisi yang Terlalu Sarat Penjelasan

Episode 7 difokuskan sebagai persiapan menuju pertempuran terakhir melawan Vecna di episode delapan yang sangat dinantikan.
Namun, alur cerita dinilai terlalu berat pada penjelasan teknis dibandingkan konflik emosional yang biasanya menjadi kekuatan Stranger Things.
Dustin menjelaskan konsep The Abyss sebagai dimensi asal monster, sementara Upside Down disebut hanya jembatan penghubung semata.
Bagi sebagian penonton, dialog eksposisi panjang ini terasa memperlambat ritme cerita dan mengurangi ketegangan dramatis.
Kembalinya Max yang Emosional tapi Singkat

Salah satu momen paling diapresiasi adalah terbangunnya Max Mayfield dari koma di rumah sakit Hawkins.
Baca Juga: Noah Schnapp Beri Masukan Penting untuk Stranger Things 5
Interaksi emosional Max dengan Lucas, serta kehadiran Eleven, Hopper, dan Kali, memberi nostalgia kuat pada musim-musim awal.
Sayangnya, adegan ini dianggap terlalu singkat dan kurang berdampak besar terhadap perkembangan konflik utama.
Kontroversi Pengakuan Will Byers

Will Byers akhirnya secara terbuka mengungkapkan identitas dirinya kepada keluarga dan sahabat terdekatnya.
Secara tematik, momen ini penting karena membebaskan Will dari rasa malu yang selama ini dimanfaatkan Vecna.
Namun, sejumlah penonton menilai adegan tersebut terasa canggung dan kurang terbangun secara emosional sejak episode sebelumnya.
Beberapa ulasan IMDb bahkan menyebut pengakuan ini tidak memberi kontribusi signifikan terhadap ketegangan cerita.
Minim Risiko dan Keputusan Karakter Dipertanyakan

Kritik lain yang mencuat adalah keengganan kreator membunuh karakter utama demi meningkatkan tensi naratif.
Hubungan Nancy dan Jonathan yang berakhir pun dinilai datar, meski memiliki potensi dramatis besar setelah trauma panjang.
Eleven juga dianggap terlalu pasif, meskipun posisinya sebagai tokoh sentral dalam konflik melawan Vecna.
Kehadiran Kali alias 008 dinilai belum maksimal, meski membawa peringatan gelap tentang pengorbanan besar di akhir cerita.
Cliffhanger Mencekam yang Tetap Bikin Antusias

Episode ditutup dengan ritual mengerikan Vecna di Rumah Creel bersama anak-anak yang diculiknya, termasuk Holly Wheeler.
Adegan ini kembali memantik rasa ngeri klasik Stranger Things dan membangun ancaman besar berupa The Merge.
Meski mengecewakan sebagian penggemar, cliffhanger ini sukses menjaga rasa penasaran menuju episode final yang dijadwalkan rilis pada 1 Januari 2026.
Stranger Things 5 Vol 2 Episode 7 memang bukan episode favorit banyak penggemar, terutama karena minim kejutan besar.
Namun, sebagai episode transisi, The Bridge tetap memegang peran krusial dalam menyiapkan klimaks cerita.
Kini, harapan sepenuhnya tertuju pada episode final untuk menebus kekecewaan dan menutup kisah Stranger Things secara epik.
Kontributor : Chusnul Chotimah