Sarankan Istri Sah 'Berlomba' dengan Pelakor, Buya Yahya Dituding Warganet Normalisasi Selingkuh

Sumarni, Rena Pangesti

Rabu, 31 Desember 2025 | 12:44 WIB
Sarankan Istri Sah 'Berlomba' dengan Pelakor, Buya Yahya Dituding Warganet Normalisasi Selingkuh
Buya Yahya (YouTube/Al-Bahjah Tv)
baca 10 detik
  • Buya Yahya membahas pandangan tentang poligami yang diawali perselingkuhan, menanggapi curhatan seorang ibu yang suaminya menikah siri.
  • Ia menyarankan istri sah untuk fokus memperbaiki diri dan bersaing kebaikan dengan istri kedua demi merebut hati suami.
  • Saran Buya Yahya memicu kontroversi di jagat maya karena dianggap menormalisasi perselingkuhan sebagai awal pernikahan.

Suara.com - Pendakwah populer Buya Yahya kembali membuat ramai jagat maya dengan pandangannya soal poligami yang berawal dari perselingkuhan.

Sebelumnya, Buya Yahya sempat menjadi penengah dalam masalah Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Atas sarannya, sang artis mencabut laporan dugaan penipuan yang dilakukan suami sirinya.

Kali ini, seorang ibu curhat kepada Buya Yahya. Temanya tak jauh dari kasus Inara Rusli, Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. 

Kepada Buya Yahya, si perempuan mengaku terkejut dan bingung setelah mengetahui suaminya diam-diam telah menikah siri dengan wanita lain.

"Bulan yang lalu ternyata suami saya menikah siri, Buya. Sudah lama 5 tahun ini, dengan diam-diam dan berbohong pada saya. Yang saya sulit menerimanya, karena mereka mengawalinya dengan selingkuh selama dua tahun lamanya," ungkap ibu tersebut.

Tangkapan layar Buya Yahya dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV.
Tangkapan layar Buya Yahya dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV.

Wanita itu mengaku sangat bingung, apakah harus mempertahankan pernikahannya atau bercerai, apalagi ia mengkhawatirkan kondisi mental anak-anaknya.

Menanggapi kerisauan ini, Buya Yahya memberikan saran, meminta istri sah untuk 'berlomba' dengan istri kedua suaminya.

Menurutnya, suami yang awalnya selingkuh dan akhirnya menikah siri, mestinya disyukuri karena sudah keluar dari perbuatan haram.

"Adapun apa yang Anda sampaikan bahwasanya dia telah mulai dengan perselingkuhan dan sebagainya, itu artinya suami Anda harus ditolong, karena melakukan kehinaan pun pada akhirnya juga masuk wilayah halal," jelasnya.

baca juga

Buya Yahya menyarankan istri sah untuk fokus memperbaiki diri dan bersaing merebut hati suami.

Tangkapan layar pendakwah Buya Yahya [YouTube Al Bahjah TV]
Tangkapan layar pendakwah Buya Yahya [YouTube Al Bahjah TV]

"Perilaku Anda harus lebih lembut daripada wanita tersebut," kata Buya Yahya.

Ia juga menambahkan bahwa perbuatan awal suami yang hina, akhirnya menjadi halal.

"Sekarang Anda waktunya untuk berlomba. Bukan waktunya Anda bermusuhan dengan suami," katanya.

"Berlomba bagaimana? Perilaku Anda harus lebih lembut daripada wanita tersebut. Kalau memang wanita itu tidak baik, lihat, dengar. Kalau wanita itu tidak baik, niat dengan kelembutan dan kebaikan Anda akan menjadikan suami Anda bisa mengambil keputusan sendiri," imbuhnya memaparkan.

Buya Yahya pun tak menyarankan si perempuan agar meminta sang suami menceraikan istri keduanya.

"Sudah menikah, dan Anda pun tidak boleh menyuruh dia untuk menceraikannya," kata sang ulama.

Saran dari Buya Yahya ini memicu perdebatan di media sosial, dengan banyak warganet yang tidak setuju. Mereka merasa Buya Yahya telah menormalisasi perselingkuhan.

Warganet menilai istri sah tidak seharusnya dibebani tanggung jawab untuk 'berlomba' setelah dikhianati.

"Masalahnya males untuk berlomba sama cewek lain. Berlomba itu butuh energi. Mending energi kita dipakai untuk hal lain yaitu self love. Nggak ada yang bisa mencintai diri kita selain diri kita sendiri," tulis @/amalya.lyalya.

Kritikan lebih pedas datang dari akun yang merasa pandangan ini merendahkan harga diri perempuan.

"Buya Yahya menormalisasi poligami yang diawali dengan perselingkuhan.  seakan akan selingkuh nggak apa-apa asal nikah siri," ucap @/urch0516.

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa memutuskan untuk berpisah bukanlah pilihan yang mudah, terutama dengan adanya anak-anak sebagai pertimbangan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Amalan Selama Bulan Rajab? Ini Kata Buya Yahya

Apa Saja Amalan Selama Bulan Rajab? Ini Kata Buya Yahya

Lifestyle | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:51 WIB

Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum

Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan 7 September 2025 untuk Imam dan Makmum

Religi | Minggu, 07 September 2025 | 08:44 WIB

Sering Mimpi Buruk? Buya Yahya Ungkap Beda Mimpi dari Allah dan Setan, Begini Cara Menyikapinya

Sering Mimpi Buruk? Buya Yahya Ungkap Beda Mimpi dari Allah dan Setan, Begini Cara Menyikapinya

Lifestyle | Jum'at, 05 September 2025 | 08:12 WIB

Benarkah Baju Bekas Dijadikan Lap Bisa Bikin Rezeki Seret? Begini Kata Buya Yahya

Benarkah Baju Bekas Dijadikan Lap Bisa Bikin Rezeki Seret? Begini Kata Buya Yahya

Lifestyle | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 17:50 WIB

Hadiah Lomba 17 Agustus dari Uang Pendaftaran Haram? Ini Penjelasan Buya Yahya

Hadiah Lomba 17 Agustus dari Uang Pendaftaran Haram? Ini Penjelasan Buya Yahya

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:29 WIB

Mimpi Gigi Copot Pertanda Apa Menurut Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya

Mimpi Gigi Copot Pertanda Apa Menurut Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya

Lifestyle | Selasa, 29 Juli 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×