“Itu adalah fase-fase retak di mana aku benar-benar merasa sendiri,” katanya.
Prilly pun mengakui bahwa perlakuan seperti itu membuatnya merasa tidak pantas untuk bersedih. Ia merasa seolah-olah tidak diberi ruang untuk merasakan emosi secara utuh.
“Aku ngerasa kayak aku itu gak pantes sedih,” ujar Prilly.
Kontributor : Rizka Utami