Indro Warkop Bandingkan Kasus Pandji Pragiwaksono dengan Era Kritik Warkop DKI

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:00 WIB
Indro Warkop Bandingkan Kasus Pandji Pragiwaksono dengan Era Kritik Warkop DKI
Indro Warkop di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Baca 10 detik
  • Indro Warkop mengomentari pelaporan komika Pandji Pragiwaksono terkait materi spesial "Mens Rea" di Jakarta, 9 Januari 2025.
  • Indro menganggap pemolisian komika menunjukkan ketidaksiapan masyarakat menerima kritik berbeda era Orde Baru.
  • Menurut Indro, penggunaan instrumen pidana untuk materi komedi yang berisi opini adalah kemunduran peradaban bangsa.

Suara.com - Komedian senior Indrodjojo Kusumonegoro atau yang akrab disapa Indro Warkop, turut angkat bicara mengenai polemik yang menjerat komika Pandji Pragiwaksono

Pendiri Stand Up Indo tersebut dilaporkan ke pihak berwajib buntut materi komedinya dalam pertunjukan spesial bertajuk Mens Rea.

Ditemui di kawasan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat, 9 Januari 2025, Indro menilai fenomena mempolisikan komika ini sebagai tanda ketidaksiapan masyarakat dalam menerima kritik. 

Dia bahkan membandingkan era saat ini dengan masa Orde Baru ketika grup lawak Warkop DKI masih aktif mengkritik pemerintah.

"Kalau dulu zaman saya, (kritik itu langsung) pada penguasa. Kalau sekarang, penguasa mempergunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita. Ini kita harus hati-hati," kata Indro Warkop. 

Indro Warkop (instagram/@indrowarkop_asli)
Indro Warkop (instagram/@indrowarkop_asli)

Lelaki 66 tahun itu mengaku sepakat dengan pandangan ahli hukum Mahfud MD terkait situasi hukum dan demokrasi saat ini. 

Menurut Indro, seharusnya materi komedi tidak perlu ditanggapi dengan instrumen pidana jika apa yang disampaikan merupakan kebenaran atau sekadar opini.

"Harus lebih banyak belajar lah ya. Opini, saya tertarik dengan bahasanya Pak Mahfud MD yang lebih mengerti soal hukum," ungkap Indro. 

Dia kemudian menambahkan logika sederhana mengenai ketersinggungan publik. 

Baca Juga: Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah

"Logika saja lah. Kalau memang tidak terjadi, ngapain harus ada penolakan? Gitu lho," ujar satu-satunya personel Warkop DKI yang masih hidup tersebut

Flash disk konten Netflix jadi barbuk kasus Pandji Pragiwasono, apakah ini pembajakan? (Netflix)
Pandji Pragiwasono (Netflix)

Indro menegaskan bahwa selama berkarier di era represif sekalipun, Warkop DKI memang kerap menerima teguran dari pemerintah, namun tidak pernah sampai dikriminalisasi atau dilaporkan ke polisi oleh masyarakat. 

Baginya, langkah hukum terhadap materi stand-up comedy adalah sebuah langkah mundur bagi peradaban bangsa.

"Ini saya anggap kita punya kemunduran cara berpikir, itu saja. Bagaimanapun juga, komedi itu (seni)," tegasnya.

Menutup wawancara, bintang film Bidadari Surga ini mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi atau diadu domba hanya karena materi lawakan.

Dia mengajak publik untuk kembali mengingat semangat persatuan.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI