- Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo karya sutradara Romie Achmad Baraba aman bagi keluarga.
- Film ini menghindari kekerasan sadis, mengedepankan misteri atmosferik serta mengangkat legenda Nusantara.
- Dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai tanggal 15 Januari 2026 mendatang.
Suara.com - Genre horor biasanya identik dengan adegan berdarah dan teror yang mencekam, film terbaru bertajuk Penunggu Rumah: Buto Ijo justru tampil beda.
Film garapan sutradara Romie Achmad Baraba ini hadir sebagai angin segar bagi para pecinta sinema yang merindukan tontonan horor yang aman dinikmati bersama seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.
Diproduseri oleh Gandhi Fernando, Penunggu Rumah: Buto Ijo mengangkat legenda populer Nusantara ke dalam balutan horor modern yang lebih "bersahabat".
Tanpa menampilkan adegan kekerasan keji atau tumpahan darah, film ini lebih mengedepankan nuansa misteri dan ketegangan atmosferik yang tetap menghibur.
Gandhi Fernando, yang juga bertindak sebagai pemain dalam film ini, mengungkapkan bahwa sejak awal proyek ini memang dirancang untuk mendobrak stigma horor ekstrem.
![Para bintang film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo; Gandhi Fernando, Celine Evangeslita, dan Meryem Hasanah. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/01/14/56163-gandhi-fernando-celine-evangeslita-dan-meryem-hasanah.jpg)
"Film ini memang sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan yang keji. Kami ingin menghadirkan horor yang tetap menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma," ujar Gandhi dalam keterangannya.
Menurutnya, ide ini lahir dari keinginan untuk memberikan alternatif tontonan di bioskop.
Gandhi percaya bahwa sebuah film horor tidak harus selalu mengandalkan elemen sadis untuk menarik perhatian penonton.
"Kami ingin membuktikan bahwa horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, lebih ringan, dan tetap punya nilai hiburan. Lewat cerita rakyat seperti Buto Ijo, kami juga ingin mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada generasi muda," imbuhnya.
Baca Juga: Tanpa Jump Scare Berisik, Achmad Romie Baraba Hadirkan Horor Atmosferik di Penunggu Rumah: Buto Ijo
Tak hanya menawarkan konsep yang unik, film ini juga didukung oleh deretan aktor dan aktris ternama.
Nama-nama seperti Celine Evangelista, Valerie Thomas, Meryem Hasanah, hingga Adnan Djani turut ambil bagian dalam menghidupkan kisah legenda Buto Ijo ini.
Selain menyuguhkan rasa penasaran, Penunggu Rumah: Buto Ijo juga menyisipkan pesan moral yang mendalam.
Penonton akan diajak menyelami nilai-nilai tentang keberanian, kehangatan keluarga, serta pentingnya menjaga warisan budaya lokal.
Pendekatan ini diharapkan bisa menjadi pintu masuk yang positif bagi anak-anak untuk mulai mengenal genre horor tanpa rasa takut yang berlebihan.
Bagi Anda yang mencari tontonan akhir pekan yang berbeda, Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 15 Januari 2026.
Kehadiran film ini diharapkan mampu memperkaya ragam genre horor di tanah air sekaligus menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin merasakan sensasi tegang namun tetap edukatif dan menghibur.
Penunggu Rumah: Buto Ijo mengisahkan Ali (Gandhi Fernando) yang awalnya menghadapi masalah keuangan.
Padahal ia dan adiknya Lana (Valerie Thomas) tengah berjuang menyembuhkan penyakit ibu mereka.
Maka dalam suatu kesempatan, Gandhi Fernando dipanggil Srini (Celine Evangelista) untuk datang ke rumah. Tujuannya membantu ia mengusir hantu di sana.
Srini yang memiliki anak, ternyata punya hubungan spesial dengan Ali di masa lalu.
Tapi tujuan Ali bukan karena cinta, melainkan bayaran yang ditawarkan mantan pacarnya tersebut.
Akhirnya, Ali berada di rumah tersebut untuk mengusir hantu. Ia didampingi seorang dukun yang nantinya melawan setan Buto Ijo.