Suara.com - Buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth karya Aurelie Moeremans menjadi sorotan publik karena mengangkat kisah traumatis dengan pendekatan personal.
Karya ini tidak hanya menceritakan luka masa lalu, tetapi juga proses penyembuhan yang disampaikan melalui sudut pandang korban.
Aurelie memilih menggunakan nama samaran untuk tokoh-tokoh tertentu demi menjaga fokus cerita pada pengalaman emosional, bukan sensasi identitas.
Meski demikian, pembaca dan warganet ramai berspekulasi mengenai sosok nyata di balik nama-nama tersebut berdasarkan petunjuk naratif.
Salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan tentu saja Bobby, yang kerap dikaitkan dengan Roby Tremonti.

Tokoh Bobby digambarkan sebagai antagonis utama yang melakukan manipulasi emosional serta kekerasan fisik dan psikis terhadap Aurelie remaja.
Karakter ini menjadi pusat konflik cerita karena merepresentasikan pola child grooming yang berdampak panjang pada korban.
Publik luas mengaitkan Bobby dengan Roby Tremonti, meski Aurelie sendiri tidak pernah mengonfirmasi dugaan tersebut secara langsung.
Pendekatan ini membuat pembaca lebih fokus memahami pola kekerasan dibandingkan sekadar menebak identitas pelaku.
Baca Juga: Kasus Aurelie Jadi Pemicu, Kak Seto Dituding Child Grooming Gara-Gara Usia Istri
Selain Bobby, terdapat tokoh Kelly yang digambarkan sebagai aktris sekaligus sahabat dekat Aurelie dalam situasi penuh tekanan.

Kelly dikenal peduli, namun terjebak dalam kontrol Bobby, sehingga posisinya menjadi serba salah secara emosional.
Banyak pembaca menduga Kelly merujuk pada Kimberly Ryder berdasarkan petunjuk hubungan pertemanan dan latar profesi.
Namun, sekali lagi, identitas ini hanya spekulasi yang berkembang di kalangan pembaca dan warganet.
Tokoh Jo dan Mama Jo diceritakan sebagai penyelamat awal ketika Aurelie mengalami kekerasan dan membutuhkan tempat berlindung.
Keduanya disebut sebagai rekan kerja yang tanggap melihat luka lebam dan memberikan dukungan emosional pertama.