3. Temurun

Inarah Syarafina dipercaya menyutradarai film horor pertama Sinemaku Pictures bertajuk Temurun.
Dibintangi Yasamin Jasem dan Bryan Domani, Temurun berkisah tentang Dewi dan Sena yang menerima warisan misterius ketika orang tua mereka meninggal.
Warisan tersebut rupanya sebuah kutukan dan praktik pesugihan yang membawa teror mistis.
Saat tayang di bioskop, Temurun hanya disaksikan 263 ribu penonton. Kini Temurun dapat ditonton ulang melalui Netflix.
4. All Access To Rossa 25 Shining Years

Film All Access To Rossa 25 Shining Years pun hanya disaksikan 64 ribu penonton bioskop.
Kini tayang di Netflix, perjalanan karier Rossa selama 25 tahun dikemas dengan baik dalan sebuah film dokumenter oleh Ani Ema Susanti.
Irwan Mussry suami Maia Estianty pun menjadi salah satu produser film berdurasi 90 menit tersebut.
5. Bolehkah Sekali Saja Kumenangis

Kembali dibintangi Prilly Latuconsina, film Bolehkan Sekali Saja Kumenangis meraih 1,1 juta penonton saat tayang di bioskop pada 2024.
Namun kali ini Prilly Latuconsina diarahkan oleh Reka Wijaya dan menjadi lawan main Dikta Wicaksono.
Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis mengungkap perjalanan Tari menyembuhkan lukanya sebagai anak yang tumbuh di lingkungan pelaku KDRT.
Grup support kesehatan mental lantas mempertemukan Tari dengan Baskara yang mengalami trauma serupa. Tayang di Netflix.

Film Perayaan Mati Rasa tak hanya menunjukkan kebolehan Umay Shahab sebagai seorang sutradara, tetapi juga aktor.
Umay Shahab menjadi lawan main Iqbaal Ramadhan dalam film yang mendapat 1,3 juta penonton saat tayang di bioskop.
Iqbaal berperan sebagai Ian, kakak yang selalu dibanding-bandingkan dengan Uta (Umay Shahab).
Kehilangan orangtua membuat Ian berusaha kuat hingga mati rasa. Saksikan selengkapnya di Netflix.
7. Hanya Namamu dalam Doaku

Hanya Namamu dalam Doaku menjadi film kedua Reka Wijaya bersama Sinemaku Pictures.
Beda dengan Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, Hanya Namamu dalam Doaku yang kini tayang di Netflix hanya mendapat 47 ribu penonton di bioskop.
Dibintangi Nirina Zubir dan Vino G. Bastian, Hanya Namamu dalam Doaku mengisahkan keluarga Arga dan Hanggini yang semula harmonis.
Penyakit yang diderita Arga membuatnya menjauh dari keluarga dan malah menjalin kedekatan dengan sang mantan, Marissa (Naysilla Mirdad).
8. Patah Hati yang Kupilih

Terakhir adalah film Patah Hati yang Kupilih, baru tayang di bioskop pada Desember 2025.
Patah Hati yang Kupilih menjadi proyek terakhir Prilly Latuconsina bersama Sinemaku Pictures.
Prilly berperan sebagai Alya yang menjalin hubungan beda agama dengan Ben (Bryan Domani) sehingga tak mendapat restu orangtua.
Sayangnya tak seperti film Prilly Latuconsina sebelumnya, Patah Hati yang Kupilih hanya mendapat 109 ribu penonton.
Itu dia sederet film produksi Sinemaku Pictures sebelum Prilly Latuconsina memutuskan hengkang. Adakah film favoritmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi