Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat

Sumarni

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:32 WIB
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
Hotman Paris Murka, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat (instagram)

Suara.com - Hotman Paris Hutapea melontarkan sindiran keras terhadap aparat yang meminta maaf setelah melakukan penganiayaan terhadap penjual es gabus bernama Sudrajat.

Pengacara kondang itu menilai permintaan maaf dan pelukan yang dilakukan dua oknum aparat kepada korban justru berpotensi melemahkan efek jera hukum.

Melalui unggahan video di Instagram pada Kamis, 29 Januari 2026, Hotman secara terbuka mempertanyakan ketulusan permintaan maaf yang muncul setelah kasus tersebut viral.

"Kelihatan indah ya dipeluk-peluk, tapi pelukan apa itu, pelukan sesudah viral," ujar Hotman Paris dengan nada sinis.

Menurut Hotman, tindakan memeluk korban setelah kekerasan tidak bisa menggugurkan proses hukum karena perbuatan pidana tetap harus dipertanggungjawabkan secara tegas.

Dia menegaskan bahwa pelaku penganiayaan tetap harus ditetapkan sebagai tersangka meskipun sudah berdamai atau menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

"Kalau pelakunya tetap jadi tersangka, walaupun nanti berdamai, institusinya harus memecat, itu baru hukum berjalan," kata Hotman Paris.

Dia juga menyinggung faktor ekonomi korban yang dinilai membuat posisi tawar Sudrajat menjadi lemah dalam menghadapi aparat.

Hotman menyebut Sudrajat sebagai masyarakat kecil yang rentan terpengaruh karena tekanan ekonomi, sehingga berpotensi menerima perdamaian tanpa keadilan yang utuh.

baca juga

Kasus ini bermula pada Sabtu, 24 Januari 2026, ketika Sudrajat dituduh menjual es berbahan spons oleh oknum Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kemayoran.

Tanpa pembuktian memadai, Sudrajat mengalami kekerasan fisik berupa pukulan, tendangan, dan pemaksaan yang direkam hingga akhirnya viral di media sosial.

Tak hanya itu, sekitar 150 es dagangannya dihancurkan, korban dipaksa mengaku bersalah, bahkan disuruh memakan es yang telah dirusak.

Hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya dan Puslabfor Polri kemudian memastikan es tersebut aman dan bukan berbahan sintetis.

Anggota Polri Aiptu Ikhwan Mulyadi kini diperiksa Propam Polda Metro Jaya, sementara Babinsa Serda Heri Purnomo telah dijatuhi sanksi disiplin internal.

Meski kedua oknum telah meminta maaf dan memeluk korban, LBH Jakarta dan Komisi III DPR mendesak proses etik dan pidana tetap berjalan.

Hotman Paris menutup sindirannya dengan tegas menyatakan bahwa "pelukan seolah cinta damai" tidak boleh menggantikan keadilan bagi rakyat kecil.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari

Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:15 WIB

Rahasia Tepung Hunkwe, Bahan Sehat di Balik Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Rahasia Tepung Hunkwe, Bahan Sehat di Balik Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Liks | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:58 WIB

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:45 WIB

Deddy Mulyadi Semprot Sudrajat Penjual Es Gabus karena Ketahuan Bohong soal Biaya Sekolah Anak

Deddy Mulyadi Semprot Sudrajat Penjual Es Gabus karena Ketahuan Bohong soal Biaya Sekolah Anak

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:46 WIB

Motor dan Modal Usaha: Empati yang Menenangkan, tapi Apakah Menyelesaikan?

Motor dan Modal Usaha: Empati yang Menenangkan, tapi Apakah Menyelesaikan?

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:26 WIB

4 Jajanan Jadul Warna-warni yang Meramaikan Masa Kecil, Ada Es Gabus!

4 Jajanan Jadul Warna-warni yang Meramaikan Masa Kecil, Ada Es Gabus!

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×