Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial

Yazir F Suara.Com
Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:47 WIB
Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial
Aksi Open to Work Prilly Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif (instagram)

Suara.com - Aktris sekaligus pengusaha Prilly Latuconsina menjadi sorotan publik setelah mengaktifkan status "Open to Work" di akun LinkedIn pribadinya akhir Januari 2026.

Melalui unggahan dan wawancara, Prilly menegaskan bahwa langkah tersebut tidak dilatarbelakangi krisis pekerjaan atau sepinya tawaran di industri hiburan.

Bintang film Budi Pekerti ini menjelaskan keputusan itu diambil usai mundur dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang dia dirikan bersama Umay Shahab.

Prilly mengaku ingin menantang dirinya mempelajari dunia kerja di sektor berbeda, termasuk retail sales, store promoter, hingga field sales.

Aksi Open To Work Prilly dikritik.
Aksi Open To Work Prilly dikritik.

Setelah lencana hijau Open to Work terpasang, akun LinkedIn Prilly langsung dibanjiri sekitar 30.000 permintaan koneksi dari berbagai kalangan profesional.

Tak hanya koneksi, Prilly juga menerima beragam tawaran kerja konkret dari perusahaan, organisasi, hingga brand ternama lintas industri.

Beberapa tawaran yang diterimanya antara lain posisi reporter di media nasional serta ajakan kolaborasi dari komunitas peduli lingkungan.

Aksi ini kemudian diperkuat dengan langkah nyata ketika Prilly mulai bekerja sebagai offline sales di Summarecon Mall Bekasi.

Pekerjaan part-time tersebut mulai dia jalani pada 30 Januari 2026 dengan komitmen melakukan riset pasar dan mempelajari produk secara mendalam.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini

Prilly bahkan menyatakan ingin merasakan langsung rutinitas pekerja kantoran, termasuk menjajal naik KRL pada jam sibuk Jakarta.

Namun di media sosial, langkah tersebut justru memicu kritik tajam yang menuding aksi Prilly hanya gimik promosi brand pasta gigi.

"Menurut pendapatku, Prilly gimiknya nggak peka sosial," tulis akun @callmejanee__ yang komentarnya ramai disorot warganet.

Warganet lain menilai Prilly kebablasan bereksperimen sosial karena memiliki privilese finansial yang jauh dari realita mayoritas pekerja.

"Aku setuju, ini kebablasan dan sangat disayangkan, karena kondisi sosial sekarang sedang sensitif," tulis komentar warganet lainnya.

Bagi banyak orang, lencana Open to Work melambangkan kecemasan ekonomi, perjuangan hidup, serta ketidakpastian masa depan karier.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI