Suara.com - Beyoncé dilaporkan kehilangan sekitar 10 juta pengikut di Instagram setelah muncul klaim baru yang menyeret nama suaminya, Jay-Z, dalam dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein.
Melansir Variety, Departemen Kehakiman AS merilis sekitar 3 juta dokumen dari arsip Epstein, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar pada Jumat (30/1/2026)
Dokumen-dokumen tersebut mencantumkan banyak tokoh terkemuka di bidang politik, bisnis, dan hiburan, termasuk rapper AS Jay-Z.
Perilisan dokumen tersebut memicu reaksi besar di media sosial, meski tidak berujung pada tuntutan hukum.
Laporan menyebutkan, berkurangnya pengikut Beyoncé terjadi tak lama setelah nama Jay-Z muncul dalam berkas tersebut.
Publik dinilai bereaksi cepat terhadap isu sensitif yang kembali menyeret figur publik papan atas.
Tak hanya Beyoncé, Jay-Z juga dilaporkan kehilangan lebih dari 100.000 pengikut di Instagram.
Sejumlah akun besar, termasuk selebriti dan merek ternama, dikabarkan berhenti mengikuti rapper tersebut.
Spekulasi juga berkembang bahwa Kim Kardashian, Rihanna, Apple Music, dan akun NFL kemungkinan telah berhenti mengikuti Jay-Z.
Baca Juga: Lemari Penuh Piala! Berapa Kali Beyonce Menang Grammy?
Dokumen Departemen Kehakiman AS sebelumnya mengklaim bahwa pada tahun 1996 seorang wanita diduga diculik dari rumahnya.

Ia disebut terbangun di rumah mewah milik Jeffrey Epstein di Florida bersama Harvey Weinstein dan Jay-Z.
Wanita tersebut mengatakan kepada pihak berwenang bahwa ia tidak memiliki alamat tetap dan sering berpindah-pindah hotel. Ia mengklaim diculik dalam tujuh kesempatan berbeda dan selalu terbangun di lingkungan mewah.
Korban juga mengaku mengalami pelecehan di sebuah pesta tahun 2007 yang dihadiri Weinstein dan rapper Pusha T, namun tuduhan tersebut hingga kini tetap tidak terbukti dan tidak menghasilkan dakwaan hukum.
Dokumen menyebutkan Epstein ikut terlibat dalam beberapa dugaan pelecehan tersebut.
Namun, baik Jay-Z, Weinstein, maupun Pusha T tidak pernah didakwa dalam kaitannya dengan Epstein.