- Keluarga Denada merespons fitnah mengenai anak tersembunyi melalui ultimatum resmi pada Senin, 9 Februari 2026.
- Keluarga menegaskan bahwa Denada hanya memiliki dua anak kandung sah yaitu Ressa dan Aisha.
- Pihak keluarga menyatakan kesiapan menempuh jalur hukum terhadap penyebar informasi bohong tersebut.
Mereka menyatakan siap menyeret para penyebar fitnah ke meja hijau, baik secara perdata maupun pidana, dengan menggunakan instrumen Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
"Manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum," lanjut isi surat tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap nama baik Denada yang merasa hak-hak hukumnya perlu dicadangkan untuk menindak tegas oknum tak bertanggung jawab.
Sebagai penutup, pihak keluarga meminta masyarakat dan netizen untuk berhenti menciptakan atau menyebarkan asumsi tanpa bukti yang valid.
"Kami mengharapkan kerja sama dan pengertian dari masyarakat luas untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab," tutup pernyataan keluarga Denada.
Sebagai informasi, sorotan terhadap silsilah keluarga Denada bermula ketika seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak pada akhir 2025.
Setelah proses yang alot, Denada akhirnya mengakui Ressa sebagai darah dagingnya pada awal Februari 2026.
Namun, pengakuan tersebut justru memantik "detektif dadakan" di media sosial yang mulai mengulik masa lalu putri Emilia Contessa tersebut secara berlebihan.
Munculnya narasi-narasi fiktif yang menyebut adanya "anak rahasia" selain Ressa dan Aisha inilah yang akhirnya memicu kemarahan keluarga hingga keluarnya somasi terbuka ini.