Suara.com - Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan dan Serda Heri yang menjabat sebagai Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, kembali meminta maaf.
Usai meminta maaf karena video viral mereka bikin gaduh, dua aparat itu menemui penjual es kue jadul atau es gabus yang mereka sidak.
Aiptu Ikhwan dan Serda Heri meminta maaf kepada penjual es jadul yang bernama Sudrajat tersebut.
"Pak Drajat, izin saya Ikhwan bersama Pak Heri datang kemari ingin mohon maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan yang terjadi," ujar Aiptu Ikhwan.
"Tidak ada niat untuk menghakimi Bapak. Bapak ridho, Pak? Memaafkan saya, Pak?" katanya menyambung.
Sudrajat sendiri hanya merespons dengan anggukan. Jawabannya tak begitu terdengar dalam rekaman video yang dibagikan akun Instagram @berita_gosip.
"Insya Allah ke depannya tidak ada permasalahan lagi. Kita hidup bahagia. Allah memberkahi semuanya ya, Pak," tutur Aiptu Ikhwan sambil mencium tangan Pak Sudrajat, dilanjutkan menyalami istrinya.
Serda Heri pun ikut meminta maaf atas sikapnya yang dinilai keterlaluan oleh warganet.
Baca Juga: Netizen Buru Sosok Luna, Perempuan yang Diduga Pemantik Hoaks Es Gabus Spons di Kemayoran
"Mohon izin, Pak. Kami sebagai Babinsa Utan Panjang, kami minta maaf dari dalam hati yang paling dalam ke Pak Drajat karena ada kecelakaan di wilayah, Pak," kata Serda Heri.
Sebagaimana diketahui, dalam video sidak, Serda Heri paling bikin warganet kesal karena menjejali es gabus yang sudah diperas dengan tangannya ke mulut Pak Sudrajat.
"Sebelumnya terima kasih, saya mengucapkan (maaf) yang paling dalam, Pak. Maaf ya, Pak. Terima kasih Pak," tutur Serda Heri sambil mencium tangan dan memeluk Pak Sudrajat, lanjut menyalami sang istri.
Namun warganet tetap merespons sinis setelah melihat dua aparat yang menyidak penjual es kue jadul atau es gabus meminta maaf langsung.
Pemecatan dirasa harga yang paling pas untuk mereka, bukan berhenti di permintaan maaf saja.
Pasalnya Pak Sudrajat sempat mengaku ditonjok oleh aparat, tetapi tak terekam dalam video viral.