Menurut warganet, para pejabat kerap bersikap 'tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas' termasuk dalam kasus Bapak Sudrajat penjual Es Kue Gabus.
"Semua digiring untuk memakai kacamata kuda. Padahal terlalu banyak sisi yang harus dilihat. Harusnya fokus pada kesalahan, bukan kepada permintaan," komentar akun @arie_om***.
"Setuju. Kali-kali meres oknum walaupun nggak bener tapi kan sekali aja beda kalo oknum yang meres rakyat pasti tuman," sahut akun @fathyrroz***.
"Para oknum pejabat negara ini kan buta dan tuli akan kebenaran jadi jangan heran," sentil akun @opa***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi