Permintaan oknum inilah yang mengarah ke tindak pelecehan seksual.
"Aku suruh mijitin orangnya dan kok bisa aku di situ mau aja. Posisi di kamar beliau dan aku mijetin sampai mengenai 'anunya'," kata Sovi.
Kendati terdoktrin, Sovi masih bisa berpikir cara untuk meloloskan diri. Iming-iming uang pun tak mempan kepadanya.
"Aku bilang kalo aku ngantuk. Terus beliau ini sepertinya merasa di PHP karena aku nggak melayani beliau," jelas Sovi.
Pura-pura tidur berhasil menyelamatkan Sovi walau setelah dibangunkan, ia dipaksa untuk mencari talent lain.
Sovi memang tidak menyebutkan nama, tetapi Gus Idris sebagai sosok oknum yang dimaksud diungkap pemilik akun X @istrinyadilan yang memviralkan ceritanya.
Komentar di postingan Instagram Sovi pun menyebutkan nama Gus Idris. Para korban yang mengalami hal sama pun mulai bermunculan.
"Ponpes Gus Idris Thoriqul Jannah, Babadan, Kec. Ngajum, Kab. Malang. Tandai lokasi ini," komentar akun @bennyyos***.
"Kak sumpah dia subs-nya buanyak banget. Aku juga jadi korban dan gak dibayar sampai hari ini. Kalau kamu butuh saksi dan mau mempolisikan atau apapun itu, aku akan naik," sahut akun @rizka***.
Baca Juga: Ngaku Diperkosa Ustaz Jebolan TV di Hotel Hingga 3 Kali, Cewek Ini Dicurigai Netizen: Itu Mah Mau
"Sumpah aku pernah jadi agensinya dengan iming-iming uang 100k. Hanya cuma nyariin dia talent. Awal biasa aja, terus tiba-tiba ada temenku speak up kalo dia diajak begitu dengan iming-iming 1 juta," balas akun @muse.siska***.
"Aku juga pernah jadi korban ini kak, jujur sampe saat ini aku trauma mau nerima job, sampai bener-bener takut, mana pengikutnya yang percaya banyak banget," kata akun @muse.ti***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi