Komnas Perempuan Tak Setuju Kasus Pelecehan Diviralkan Agar Cepat Ditangani, Ini Alasannya

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 12 Juli 2024 | 09:41 WIB
Komnas Perempuan Tak Setuju Kasus Pelecehan Diviralkan Agar Cepat Ditangani, Ini Alasannya
Gedung Komnas Perempuan. [Facebook/Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan]

Suara.com - Komnas Perempuan tidak setuju dengan strategi memviralkan kasus pelecehan seksual ke media sosial agar lebih cepat ditangani. Seperti yang terjadi baru-baru ini dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami mahasiswi Universita Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Kasus tersebut terungkap ke publik setelah muncul postingan pada akun Instagram @dp.ums, Rabu (10/7/2024). Sumber postingan tersebut diduga dikirimkan pacar mahasiswi kepada admin @dpn.ums. Yang bersangkutan mengetahui ada chat tersebut setelah usai membuka DM pacarnya dengan AD.

Komisioner Komnas Perempuan Alimatul Qibty menyampaikan, kasus pelecehan seperti itu harusnya jangan dulu dibawa ke media sosial sebelum ada penyelidikan.

"Kongres perempuan sebenarnya tidak setuju dengan strategi itu. Karena ketika itu diviralkan kadang-kadang institusi terdeteksi, ketika sudah begitu mereka akan melakukan reviktimisasi. Harapannya ya para kampus itu jangan menunggu viral untuk kemudian kasus itu diatasi secara sehadil-adilnya," kata Alimatul kepada Suara.com, dihubungi Kamis (11/7/2024).

Menurut dia, bahwa menjadi kewajiban kampus untuk menerima setiap laporan dugaan pelecehan seksual dengan memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Apabila masih ada kasus yang diviralkan ke media sosial, menurut Alimatul, Satgas PPKS belum berhasil dalam lakukan pencegahan.

"Kalau mahasiswanya masih nggak tahu mau lapor ke mana sehingga dibawa ke medsos itu berarti upaya pencegahan belum secara masif dilakukan. Jadi penting bagi masyarakat juga untuk memahami jenis-jenis kekerasan seksual dan mencatat layanan yang bisa dituju untuk konsultasi," tutur Alimatul.

Sementara itu, terkait kasus pelecehan di UMS, Alimatul menyampaikan belum ada pelaporan kasus tersebut ke Komnas Perempuan. Dari perkembangannya, pihak UMS dikabarkan telah lakukan penyelidikan internal setelah kasus pelecehan itu viral di media sosial.

Wakil Rektor IV UMS, Em Sutrisna mengatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki kebenaran hal tersebut melalui Komite Disiplin UMS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Dosen Lecehkan Mahasiswi, Komnas Perempuan: Bicarakan Sanksi yang Sepadan

Lagi, Dosen Lecehkan Mahasiswi, Komnas Perempuan: Bicarakan Sanksi yang Sepadan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 18:21 WIB

Stigma Ganda Menyelimuti Korban Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari

Stigma Ganda Menyelimuti Korban Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari

Liks | Selasa, 09 Juli 2024 | 06:55 WIB

Han So Hee Diduga Alami Catcalling, Kenali Ciri dan Tanda Pelecehan Seksual di Tempat Umum!

Han So Hee Diduga Alami Catcalling, Kenali Ciri dan Tanda Pelecehan Seksual di Tempat Umum!

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 12:00 WIB

Hasyim Asy'ari Merasa 'Ganteng' Terseret Kasus Pelecehan: Risiko Mbak

Hasyim Asy'ari Merasa 'Ganteng' Terseret Kasus Pelecehan: Risiko Mbak

Lifestyle | Minggu, 07 Juli 2024 | 17:30 WIB

Begini Modus Berduit Hasyim Asyari Rayu Korban Pelecehan Seksual

Begini Modus Berduit Hasyim Asyari Rayu Korban Pelecehan Seksual

Video | Sabtu, 06 Juli 2024 | 18:05 WIB

Hasyim Asy'ari Dipecat, TKN Prabowo: Bukti Jokowi Tak Backup Ketua KPU

Hasyim Asy'ari Dipecat, TKN Prabowo: Bukti Jokowi Tak Backup Ketua KPU

News | Sabtu, 06 Juli 2024 | 04:05 WIB

Segini Gaji Hasyim Asyari Eks Ketua KPU, Pantas Bisa Belikan Tiket Pesawat hingga Janjikan Rp4 M ke Korban

Segini Gaji Hasyim Asyari Eks Ketua KPU, Pantas Bisa Belikan Tiket Pesawat hingga Janjikan Rp4 M ke Korban

Lifestyle | Kamis, 04 Juli 2024 | 15:59 WIB

Terkini

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

×