Buntut Gimmick 'Open to Work' di LinkedIn Tuai Kritikan Keras, Prilly Latuconsina Minta Maaf

Sumarni, Tiara Rosana

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30 WIB
Buntut Gimmick 'Open to Work' di LinkedIn Tuai Kritikan Keras, Prilly Latuconsina Minta Maaf
Prilly Latuconsina. (Instagram/prillylatuconsina96)
baca 10 detik
  • Prilly Latuconsina menyampaikan permohonan maaf terbuka pada 3 Februari 2026 atas kontroversi fitur "Open to Work" di LinkedIn miliknya.
  • Aktris tersebut mengklarifikasi bahwa niat fitur itu adalah pengembangan diri, bukan merebut kesempatan kerja orang lain.
  • Akun LinkedIn Prilly sempat tidak dapat diakses karena lonjakan aktivitas tinggi, bukan karena sengaja dihapus untuk menghindari kritik.

Suara.com - Aktris sekaligus pengusaha muda, Prilly Latuconsina, akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai aksi pasang fitur "Open to Work" di LinkedIn miliknya memicu kontroversi. 

Langkah yang awalnya dipuji sebagai bentuk kerendahan hati untuk belajar hal baru itu justru berakhir dengan kritik tajam setelah terungkap sebagai gimmick marketing.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 3 Februari 2026, perempuan 29 tahun ini memberikan klarifikasi terkait kegaduhan yang terjadi di jagat maya. 

Dengan ekspresi serius, kekasih Omara Esteghlal ini mengakui bahwa situasi tersebut telah menimbulkan beragam reaksi negatif di masyarakat.

"Aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman," kata Prilly Latuconsina dalam videonya.

Bantahan Tidak Empati

Menjawab tudingan tidak empati alias tone deaf, aktris peraih berbagai penghargaan ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat buruk. Dia meminta maaf secara tulus atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kampanye tersebut.

"Aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," tegasnya.

Prilly menyadari adanya kesenjangan antara posisi hidupnya dengan masyarakat luas, yang membuat kampanye tersebut terasa menyakitkan bagi sebagian pihak. 

baca juga

"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang, dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tambah bintang film Budi Pekerti tersebut.

Prilly Latuconsina [Instagram/prillylatuconsina96]
Prilly Latuconsina [Instagram/prillylatuconsina96]

Alasan Penggunaan Fitur dan Kendala Teknis

Mengenai tujuannya mengaktifkan fitur pencarian kerja tersebut, Prilly berdalih ingin memperluas jejaring di luar industri hiburan. 

Sang aktris mengklaim hal itu dilakukan demi proses pengembangan diri dan kolaborasi lintas industri, bukan untuk merampas jatah pekerjaan orang lain.

"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," jelasnya.

Selain itu, dia juga mengklarifikasi perihal akun LinkedIn-nya yang sempat hilang secara misterius di tengah puncak kritik. 

Banyak pihak menduga akun tersebut sengaja dihapus untuk menghindari komentar miring, namun Prilly membantahnya.

"Hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn-ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka dan sekarang dalam proses pemulihan," imbuhnya.

Meski telah meminta maaf, pantauan di media sosial menunjukkan bahwa opini publik masih terbelah. 

Sebagian mengapresiasi keberaniannya meminta maaf, sementara sebagian lainnya tetap menganggap skema pemasaran tersebut melampaui batas sensitivitas sosial di tengah lesunya kondisi lapangan kerja saat ini.

Sebagai informasi, persoalan ini bermula pada 25 Januari 2026, ketika Prilly memasang lencana hijau "Open to Work" di profil LinkedIn-nya. Momen ini bertepatan dengan pengumuman mundurnya dia dari Sinemaku Pictures. 

Kala itu, publik dibuat kagum karena sang aktris mengaku ingin keluar dari zona nyaman dan melamar pekerjaan sebagai offline sales.

Respons publik sangat masif. Akun LinkedIn-nya dibanjiri lebih dari 30.000 permintaan koneksi dalam waktu singkat. 

Namun, kekaguman itu berubah menjadi kemarahan saat Prilly terlihat melakukan aksi promosi sebagai tenaga penjual untuk sebuah merek pasta gigi di sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi pada 30 Januari 2026. 

Warganet merasa "kena prank" dan menuding tindakan tersebut sebagai gimmick yang tone-deaf.

Kritik pedas mengalir karena status "Open to Work" dianggap sebagai simbol perjuangan bagi banyak orang yang sedang kesulitan mencari kerja atau menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Mempermainkan fitur tersebut untuk kepentingan iklan dinilai telah mencederai empati publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Gimik, Prilly Latuconsina Tak Kapok Pamer 'Kerjaan' Baru

Dituding Gimik, Prilly Latuconsina Tak Kapok Pamer 'Kerjaan' Baru

Entertainment | Senin, 02 Februari 2026 | 06:00 WIB

Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial

Aksi Open to Work Prilly Latuconsina Diduga Gimik Brand, Dikritik Tak Sensitif Realita Sosial

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:47 WIB

Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini

Prilly Latuconsina Kerja Sebagai Sales di Mal Bekasi per Hari Ini

Entertainment | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:27 WIB

Rutinitas Baru Prilly Usai Putuskan Open To Work, Jauh dari Dunia Keartisan

Rutinitas Baru Prilly Usai Putuskan Open To Work, Jauh dari Dunia Keartisan

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 06:05 WIB

Keluar dari Zona Nyaman, Prilly Latuconsina Ingin Kerja Jadi Sales

Keluar dari Zona Nyaman, Prilly Latuconsina Ingin Kerja Jadi Sales

Entertainment | Senin, 26 Januari 2026 | 13:41 WIB

Siapa Pacar Umay Shahab? Dikaitkan dengan Mundurnya Prilly Latuconsina dari Sinemaku Pictures

Siapa Pacar Umay Shahab? Dikaitkan dengan Mundurnya Prilly Latuconsina dari Sinemaku Pictures

Entertainment | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×