- Satria Mahathir, yang sebelumnya dipenjara kasus pengeroyokan, kini diduga menipu korban dengan modus penjualan iPhone murah.
- Korban membeli iPhone 15 Pro Max dari Satria Mahathir, namun yang diterima adalah ponsel dummy atau replika tidak berfungsi.
- Satria mengakui telah mengirimkan barang tidak sesuai spesifikasi dan berjanji menyelesaikan masalah, namun barang tetap tidak dapat digunakan.
Tapi ternyata setelah membuat video klarifikasi tersebut, barang yang dikirim tetap saja tidak bisa digunakan.
Seorang warganet memperlihatkan video unboxing setelah Satria Mahathir membuat video klarifikasi tersebut.
"Ini bukan HDC, ini replika. Nggak bisa dinyalain. Hp bohong-bohongan," ucap si warganet.
Si warganet jelas meminta tanggung jawab atas ponsel yang ternyata adalah replika.
"Gue minta tanggung jawab sih. Satria, gila sih. Kacau, kacau," ucapnya.
Sebagai pengingat, menjadi sosok kontroversial di kemunculannya. Ia hanya dipenjara kurang dari 2 Minggu karena mengaku punya bekingan.
"Aku cuma bertahan 13 hari di penjara. Orang-orang di belakangku masih ada. Papaku kan udah meninggal jadi power aku udah sedikit berkurang. Tapi papaku kan bukan satu-satunya orang yang berpengaruh di hidupku," terang Satria.
Lainnya, Satria Mahathir mengaku pernah tidur dengan 28 perempuan. Ada pula cerita dirinya kabur dari rehabilitasi atas penggunaan narkoba.
Baca Juga: Adu Gaya Alam Ganjar dan Satria Mahathir yang Dibilang Mirip, Gantengan Siapa?