Suara.com - Perseteruan antara ibu Niko Al Hakim atau Okin, Deasy, dengan kekasih putranya, Ananda Zhafira, belum menemui titik terang.
Sejak awal, Deasy secara terbuka menyatakan tidak merestui hubungan tersebut karena tidak menyukai sifat kekasih sang putra.
Kini, Deasy semakin berani melontarkan kritik pedas, bahkan hingga mengungkap perilaku negatif putranya sendiri ke publik.
Melalui akun media sosialnya, sanriadery, ia menyindir Nanda, sapaan akrab Ananda, yang dituding tinggal bersama Okin tanpa ikatan pernikahan.
"Nggak ada malu-malunya tinggal di rumah laki tanpa nikah. Lumayan numpang hidup dan nambah dosa ya. Kalau mau orang menghargai kamu, hargai dulu diri kamu sendiri," tulis Deasy dalam sebuah unggahan.
Namun, alih-alih mendapat dukungan, tindakan Deasy kali ini justru menuai hujatan netizen.
Aksi menegur kekasih anak di ranah publik dinilai tidak etis. Selain itu, upaya Deasy merendahkan Nanda dianggap secara tidak langsung mempermalukan Okin dan mempertanyakan pola asuhnya sebagai orangtua.
Netizen berpendapat bahwa seharusnya Deasy menasihati putranya terlebih dahulu daripada menyerang Nanda di media sosial.
"Bu, sudah menasihati anaknya dulu kah?" komentar salah satu netizen.
Baca Juga: Setelah Rachel Vennya, Kini Pacar Okin Saling Sindir dengan Regina Phoenix
Netizen lain menambahkan, "Seperti anakmu sudah baik saja Bu, mereka berdua sama saja."
Ada pula yang berpendapat, "Sesama perempuan harusnya mengerti. Jika tahu mereka saling cinta, mungkin sebaiknya segera dinikahkan saja daripada tinggal bersama tanpa restu."
Meski begitu, ada sebagian pihak yang menduga Deasy telah berulang kali menasihati Okin namun tidak diindahkan, sehingga ia memilih bersuara di publik.
Deasy bahkan secara terang-terangan mendoakan agar hubungan Okin dan Nanda segera berakhir.
Ketegangan ini bermula saat Okin tidak hadir di acara penting putrinya, Chava. Kala itu, Deasy justru membela mantan menantunya, Rachel Vennya, yang menegur Okin.
Muncul dugaan bahwa Nanda adalah sosok yang melarang Okin menemui anak-anaknya, meski hal tersebut telah dibantah tegas oleh Nanda.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah