Suara.com - Nasib pilu menimpa Nizam Syafei alias NS yang meninggal dunia diduga akibat disiksa ibu tirinya, TR. Bocah berusia 12 tahun itu mengalami memar dan luka bakar di sekujur tubuhnya akibat penganiayaan.
Di detik-detik terakhir sebelum kepergiannya, NS sempat menunjuk ibu tirinya yang telah melakukan penganiayaan terhadapnya.
Atas dugaan kematian anak tirinya, TR diperiksa polisi untuk dimintai keterangan.
Setelah menjalani pemeriksaan intensif, TR terlihat menangis dan meminta maaf atas perbuatannya.
Dari unggahan yang dibagikan akun @neverAlonely, TR terlihat menangis sesenggukan sambil meminta maaf.
“Minta maaf saya sebelumnya, maaf ya,” kata TR sambil terus menangis.
TR juga mengatupkan kedua tangannya seolah tengah meminta maaf dengan sungguh-sungguh.
Sementara itu polisi yang ada di sampingnya terlihat menepuk-nepuk pundak TR untuk menenangkannya.
Alih-alih merasa simpati, Momen TR meminta maaf usai kematian anak tirinya itu justru menuai kritik tajam dari warganet.
Baca Juga: Hingga Meninggal, Nizam Korban Penganiayaan Ibu Tiri Tak Tahu Ibu Kandungnya Masih Hidup
“Dia minta maaf karna udah ketauan dan terpojok, bukan karena dia salah. Orang kayak gini mahh ga bakal ngaku salah,” tulis akun @cucij***.
“Kemarin bilangnya nizam kena leukimia makanya luka luka dan lemas. Sekarang baru deh ngaku. Halah bu tobat sana dipenjara, kebanyakan ngibul,” ujar akun @puds***.
“Anaknya udah meninggal. Gimana caranya minta maaf sama orang yang udah meninggal, huh? Tunggu di pengadilan hari akhir aja buk yaa. Untuk sementara ini, di pengadilan dunia dulu,” kata akun @siann***.
Sementara itu, ibu kandung NS, Lisnawati, telah melaporkan kematian sang anak yang diduga menjadi korban penganiayaan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
![Lisnawatii ibunda Nizam Syafei (berhijab hitam) melaporkan kasus putra kandungnya yang dianiai ibu tiri ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Senin (23/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautamii/Vs0ry319dYQfaK5tCxxlnFg4lejdbY0X.png)
Saat mengetahui kabar kematian anaknya, Lisnawati sangat terpukul dan tak kuasa menahan kesedihan luar biasa.
Terlebih ia sempat mengalami kesulitan berkomunikasi dengan NS sejak anaknya tersebut diasuh oleh Anwar Satibi yang merupakan mantan suaminya.
Mirisnya lagi, Lisnawati mengungkap bahwa mantan suaminya itu membohongi sang anak dengan mengatakan bahwa ibu kandungnya telah meninggal dunia.
"Komunikasi diputus oleh pihak ayahnya dengan alasan saya sudah meninggal. Ayahnya bilang kepada Nizam kalau ibu kandungnya sudah tidak ada," kata Lisnawati saat ditemui di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Senin, (2/2/2026).
Kontributor : Rizka Utami