suara mereka

Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah

Yazir F Suara.Com
Selasa, 24 Februari 2026 | 20:45 WIB
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
Tangkapan layar curhat guru bule menangis lihat murid salat di ruangannya [X]
Baca 10 detik
  • Empat siswa kelas 5 SD berinisiatif meminta izin kepada guru mereka untuk menunaikan ibadah salat di dalam ruangan kelas saat jam istirahat.
  • Sang guru merasa sangat takjub dan terharu melihat sinkronisasi gerakan serta keseriusan para murid dalam beribadah tanpa pengawasan orang dewasa.
  • Momen emosional ini menjadi viral karena menggambarkan keindahan keberagaman dan rasa bangga seorang tenaga pendidik terhadap keteguhan iman muridnya.

Suara.com - Jagad media sosial kembali dihangatkan oleh sebuah kisah menyentuh hati yang datang dari seorang tenaga pendidik berkebangsaan asing.

Sebuah pengakuan jujur dari seorang guru perempuan bule mendadak viral setelah ia membagikan pengalaman emosionalnya saat menyaksikan murid-muridnya menjalankan ibadah salat.

Momen tersebut menjadi sorotan tajam karena menggambarkan sisi lain dari kedisiplinan spiritual anak-anak di tengah lingkungan sekolah.

Kejadian yang berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadan ini tidak hanya menyentuh perasaan sang guru secara pribadi, tetapi juga memicu gelombang simpati dari masyarakat luas. Hanya saja tak diketahui secara pasti di mana momen itu terjadi.

Di dalam video, seperti dilansir Selasa, 24 Februari 2026, sang guru menceritakan bagaimana kepolosan dan ketulusan anak-anak kelas 5 SD mampu meruntuhkan pertahanan emosionalnya hingga ia tak kuasa membendung air mata.

Peristiwa haru ini terjadi saat jam istirahat sekolah, di mana sebagian besar siswa biasanya menghabiskan waktu untuk bersantai atau menyantap makan siang.

Namun, bagi sekelompok murid muslim di sekolah tersebut, waktu istirahat adalah kesempatan untuk menunaikan kewajiban ibadah salat, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.

"Aku sedang berada di kelas virtualku bersama murid-muridku, mereka sedang keluar untuk pergi makan siang," katanya si guru memulai cerita.

Tak lama kemudian, ia mendengar suara ribut di luar kelas. Si guru lantas keluar untuk melihat apa yang terjadi.

Baca Juga: Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli

"Mereka murid kelas 5. Mereka bilang 'kami sedang mencari tempat untuk beribadah'", katanya.

"Ini bulan ramadan dan meraka muslim. Mereka mengamalkan iman Islamnya. Mereka butuh tempat untuk beribadah. Mereka bilang kepadaku 'apakah boleh salat di ruanganku," ujarnya lagi.

Permintaan sederhana namun mendalam dari murid-muridnya tersebut langsung dikabulkan. Sang guru memberikan izin bagi keempat muridnya untuk menggunakan ruang kelas atau ruang kerjanya sebagai tempat beribadah.

Setelah mendapatkan izin, keempat murid tersebut tidak membuang waktu. Tanpa pengawasan dan perintah dari orang dewasa, mereka segera mengatur barisan dan memulai ibadah dengan tingkat kekhusyukan yang luar biasa untuk anak seusia mereka.

Sang guru, yang tetap berada di mejanya, menyaksikan setiap detail gerakan tersebut dengan penuh takjub.

Bagi sang guru, apa yang ia lihat bukan sekadar ritual keagamaan biasa, melainkan sebuah harmoni yang sangat teratur dan artistik.

"Aku menyaksikan keempat anak ini melakukannya tanpa orang dewasa di sana, ada simfoni indah dari keempat bocah ini , tahu persis apa yang harus dilakukan, yang dilakukan dengantangan mereka, dengan tubuh mereka, berdiri, duduk, membungkuk dan berlutut dan dalam sinkronistas sempurna dan sangat serius," katanya.

Menyaksikan keteguhan iman dan keseriusan murid-muridnya di usia yang masih sangat muda membuat sang guru terenyuh.

Di tengah hiruk pikuk dunia pendidikan dan dinamika remaja masa kini, melihat anak kelas 5 SD yang memiliki inisiatif tinggi untuk beribadah secara mandiri adalah hal yang jarang ia temui. Rasa haru itu pun akhirnya pecah menjadi tangisan.

"Itu sangat luar biasa disaksikan, aku duduk aja di mejaku dan mulai menangis. Mereka selasai dan aku duduk di sana sambil memyeka air mataku dan mereka menatapku dan tanya kenapa?" katanya.

"Aku bilang aku bangga pada kalian," ujarnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI