Suara.com - Sony Pictures tengah mempersiapkan adaptasi live-action dari manga klasik Jepang Astro Boy.
Melansir Parade, Sony dikabarkan menggandeng Jason Reitman dan Gil Kenan, duo kreatif di balik waralaba modern Ghostbusters untuk mengembangkan proyek tersebut.
Reitman saat ini belum resmi ditunjuk untuk menyutradarai film tersebut, meski begitu ia disebut berpotensi mengambil alih kursi sutradara jika naskah yang dikembangkan sesuai dengan harapan studio.
Film ini masih berada dalam tahap pengembangan awal dan belum memiliki jadwal produksi resmi.
Saat ini, Sony sedang aktif mencari penulis skenario untuk mengadaptasi karya tahun 1952 ciptaan Osamu Tezuka.
Kisah Astro Boy Tentang Apa?

Diciptakan pada tahun 1952 oleh Osamu Tezuka, Astro Boy menjadi salah satu ikon penting dalam budaya pop Jepang modern.
Ceritanya mengikuti seorang anak robot yang dibuat oleh seorang ilmuwan yang berduka karena kehilangan putranya.
Robot tersebut diciptakan untuk menggantikan anak yang telah tiada, namun ia justru ditolak oleh sang ilmuwan karena dianggap tak bisa benar-benar menggantikan sosok aslinya.
Dari sinilah perjalanan Astro Boy dimulai, menghadapi dunia dengan identitas dan perasaannya sendiri.
Kisah ini memadukan aksi dan emosi, sekaligus menyentuh tema tentang kehilangan, penerimaan, dan arti menjadi manusia.
Ceritanya sederhana, tetapi memiliki makna yang dalam.
Diadaptasi jadi serial animasi dan layar lebar

Anime tahun 1963 menjadi salah satu pelopor popularitas anime di Barat dan kemudian dibuat ulang pada 1980 serta 2003.
Astro Boy telah diadaptasi ke berbagai serial animasi serta film layar lebar pada tahun 2009.