"Sayang beli emas sekarang," tambahnya. Baginya, memberikan saran investasi adalah hal praktis yang sangat berguna jika seseorang memiliki kesempatan langka untuk mengubah masa lalu.
Meskipun topik perjalanan waktu sangat seru untuk dibahas, Sheila memiliki filosofi mendalam mengenai perjalanan hidupnya. Ia merasa setiap keputusan dan kejadian di masa lalu adalah bagian krusial yang membentuk dirinya saat ini.
Sheila menegaskan tidak memiliki keinginan untuk mengubah apa pun yang sudah terjadi. Baginya, setiap momen adalah kesempatan berharga. Hal ini tercermin dari bagaimana ia menjalani hubungannya dengan Vidi, yang selalu mengedepankan nilai penerimaan atau acceptance terhadap kekurangan satu sama lain.
Dalam film Sore: Istri dari Masa Depan, Sheila memerankan Sore, seorang istri yang datang dari masa depan untuk memperbaiki hidup suaminya, Jonathan.
Sheila mengakui karakter ini sangat kompleks karena memiliki dedikasi yang nyaris tidak masuk akal. Ia bahkan sempat berdiskusi panjang dengan sang sutradara, Yandi Laurens, mengenai logika di balik karakter tersebut.
"Yand (sang sutradara) kayak ini karakter sore nih enggak make sense masa iya ada orang yang kayak seselfless ini terus kayak rasa cintanya sebesar ini sampai dia bisa melakukan banyak hal," katanya.
Bagi Sheila, karakter Sore memiliki kapasitas cinta yang mampu melintasi ruang dan waktu—sesuatu yang menurutnya sulit dilakukan oleh manusia biasa yang memiliki titik jenuh. Kini, dedikasi dan cinta tulus karakter Sore itu seolah menjadi potret nyata dari ketegaran Sheila setelah kepergian Vidi Aldiano untuk selama-lamanya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Baca Juga: Perjuangan Terakhir Vidi Aldiano Terungkap, Sempat Terkena Pneumonia Hingga Kehilangan Suara