Suara.com - Pendiri animasi Nussa Rarra, Aditya Triantoro akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi terkait pengakuan mantan istri soal isu didepak dari perusahaan yang didirikannya.
Aditya mengatakan bahwa saat itu Anissa Hadiyanti yang dulu masih menjadi istrinya menjabat sebagai komisaris The Little Giantz.
Namun saat itu, Annisa disebut tak memiliki peran apapun dalam proses produksi.
“Di dalam struktur organisasi dia waktu itu memang sebatas komisaris, dan apakah terjun langsung ke dalam produksi dan kreasi Nussa, saya katakan tidak sama sekali,” kata Aditya Triantoro di YouTube Denny Sumargo pada Rabu, 10 Maret 2026.
Studio animasi itu disebut membutuhkan orang-orang kreatif di bidangnya sehingga Annisa tidak berkontribusi dalam prosesnya.
“Karena kan kembali lagi kita kan orang kreatif, udah pada bidangnya masing-masing dan kebetulan dia tidak terlibat sama sekali di dalam proses produksi animasi sama sekali,” ujar Aditya.
Meski tak terlibat dalam produksi, Annnisa disebut sempat memiliki saham di perusahaan tersebut.
Namun perannya sebagai komisaris akhirnya digantikan dengan orang-orang yang disebut memiliki kompetensi di bidangnya.
Baca Juga: Profil Aditya Triantoro, Kreator Nussa Rara Pecat Mantan Istri dan Terseret Skandal Pribadi
“Dulunya di pendirian dia sebagai pemegang saham ada, namun seiring dengan waktu karena project masuk, saya menghadirkan orang-orang kompetensi untuk menggantikan dia,” ujarnya.
Karena dianggap tak memiliki kontribusi yang berarti, Annisa disebut hanya mengemban jabatan kosong. Selain itu, Annisa juga disebut menerima gaji dari Aditya, bukan perusahaan yang didirikannya tersebut.
“(gaji) dari saya. Betul jabatan kosong saja,” ujar Aditya.
Saat disinggung total saham yang dimiliki Annisa di perusahaan tersebut, Aditya mengaku lupa.
“Sejujurnya lupa (jumlah saham) tapi yang jelas saya kan majority ya, cuma detailnya saya sejujurnya lupa,” katanya.

Seiring dengan kemajuan perusahaan, Aditya mengaku membutuhkan banyak orang yang bisa menaikkan value perusaahaannya.