- Eric Chou mengumumkan rencana perilisan album terbaru yang akan mengeksplorasi genre R&B namun tetap berbalada pada 10 Maret 2026.
- Penyanyi asal Taiwan itu mengungkapkan inspirasi musiknya berasal dari mendengarkan beragam genre saat sekolah berasrama dan adegan dramatis film.
- Eric Chou juga menyatakan minat kolaborasi dengan musisi Indonesia, menyebut nama Rich Brian serta NIKI jelang konsernya Mei 2026.
Suara.com - Penyanyi dan penulis lagu asal Taiwan, Eric Chou, mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempersiapkan album terbaru yang rencananya akan dirilis pada tahun 2026.
Kabar tersebut ia sampaikan dalam sesi jumpa pers secara virtual melalui Zoom menjelang konsernya di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Eric Chou mengatakan bahwa proses pengerjaan album barunya masih berlangsung. Ia mengaku masih aktif menulis lagu serta melakukan proses rekaman untuk menghasilkan karya terbaik bagi para penggemarnya.
“Saya sedang mengerjakan album baru saya sekarang. Kami berencana untuk meluncurkannya tahun ini,” kata Eric Chou dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 10 Maret 2026.
Penyanyi yang dikenal lewat berbagai lagu ballad populer ini juga sedikit membocorkan arah musik yang akan ia usung dalam album terbarunya.
Menurut Eric, karya terbarunya nanti akan lebih banyak mengeksplorasi genre R&B tanpa meninggalkan nuansa ballad yang selama ini menjadi ciri khasnya.
“Saya pikir arah yang saya tuju saat ini lebih condong ke R&B. Dan tentu saja, balada, yang disukai penggemar saya. Ini sangat menarik,” ujarnya.
![Eric Chou. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/11/66479-eric-chou-instagram.jpg)
Meski demikian, Eric Chou mengaku belum bisa mengungkapkan terlalu banyak detail mengenai album tersebut. Ia mengatakan proses kreatif masih terus berjalan sehingga belum semua materi siap untuk diperkenalkan ke publik.
“Saya tidak bisa berbagi terlalu banyak, tetapi saya masih menulis dan merekam. Semuanya masih dalam proses,” ungkapnya.
Dalam sesi yang sama, Eric Chou juga berbagi cerita mengenai perjalanan awalnya mencintai musik hingga akhirnya menjadi seorang penyanyi dan penulis lagu.
Ia mengaku sudah memiliki ketertarikan besar terhadap musik sejak usia muda.
Eric mengungkapkan bahwa masa sekolah berasrama menjadi salah satu periode penting yang membentuk kecintaannya terhadap dunia musik. Saat itu, ia sering menghabiskan waktu dengan mendengarkan berbagai jenis musik.
![Eric Chou. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/11/94317-eric-chou-instagram.jpg)
“Saya banyak mendengarkan musik ketika saya berada di sekolah berasrama, dari usia 11 hingga 13 tahun. Saya mendengarkan opera, jazz, dan musik klasik,” jelasnya.
Menariknya, Eric mengaku sering kali tidak mengetahui judul lagu yang ia dengarkan saat itu. Namun, ia tetap memutar berbagai lagu secara acak hanya untuk menikmati melodi dan nuansa musiknya.
“Lucunya, saya tidak bisa menyebutkan judul lagu-lagu yang saya dengarkan. Saya hanya memutarnya secara acak dan terus-menerus mengisi otak saya dengan musik dan melodi,” katanya.
Menurut Eric, kebiasaan tersebut sangat membantu ketika ia mulai belajar menulis lagu. Saat duduk di depan piano, berbagai melodi yang pernah ia dengar seolah muncul kembali dan membantunya menciptakan komposisi baru.
“Hal itu sangat membantu ketika saya duduk di depan piano dan mencoba menyanyikan melodi di atas akord. Mendengarkan banyak musik benar-benar membantu proses kreatif saya,” tambahnya.
Selain musik, Eric Chou juga mengaku sering mendapatkan inspirasi dari film. Ia menyukai adegan-adegan dramatis yang biasanya diiringi lagu tema emosional.
“Ketika menonton film, ada adegan dramatis di mana karakter utama berkata ‘Jangan pergi!’ sambil menangis. Biasanya saat itulah lagu tema muncul,” ujarnya.
Perasaan emosional dari adegan tersebut sering ia bayangkan ketika menulis lagu, terutama pada bagian chorus. Baginya, sebuah lagu harus mampu menyentuh perasaan pendengarnya.
“Saya menyukai perasaan itu. Jadi ketika saya menulis, setiap chorus harus terasa dramatis dan menyentuh. Jika tidak menyentuh saya, maka melodinya tidak akan berhasil,” bebernya.
![Eric Chou. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/11/78751-eric-chou-instagram.jpg)
Selain membahas proyek musik terbarunya, Eric Chou juga mengungkapkan ketertarikannya untuk berkolaborasi dengan musisi Indonesia. Ia menyebut beberapa nama yang menurutnya sangat menarik.
Eric mengaku menyukai karya-karya yang berada di bawah label 88rising, termasuk Rich Brian dan NIKI.
“Saya suka 88rising. Saya kenal Rich Brian, dan saya juga sangat menyukai vokal NIKI,” ungkapnya.
Bahkan, Eric mengatakan akan sangat senang jika suatu hari bisa membuat lagu bersama Rich Brian.
“Kalau saya bisa berkolaborasi dengan Rich Brian, itu akan keren sekali. Dia punya suara rap yang sangat dalam,” ujarnya.
Sementara itu, Eric Chou dijadwalkan akan menggelar konser di Indonesia Arena, Jakarta pada 9 Mei 2026. Konser tersebut bertajuk “Odyssey - Stars” dan dijanjikan akan menghadirkan pengalaman pertunjukan yang berbeda bagi para penggemarnya.
Dalam konser ini, Eric juga menyiapkan konsep panggung 360 derajat agar penonton dapat menikmati penampilan dari berbagai sisi.
Ia berharap konser tersebut bisa menjadi momen yang berkesan bagi para penggemar di Indonesia.