Suara.com - Denada berbagi perasaannya kepada Feni Rose di konten "Spill the Tea" yang tayang pada Senin, 16 Maret 2026.
Dalam tayangan tersebut, Denada mengungkap usahanya menghubungi Ressa Rizky Rossano yang telah diakuinya sebagai sang putra.
"Jadi tanggal 3 Februari, jadi satu hari setelah aku bikin video (klarifikasi) itu, di situ aku WhatsApp dia," cerita Denada.
Chat kepada Ressa pun dibacakan Denada walau enggan ditayangkan karena alasan privasi.
"Ressa, semoga Ressa sehat selalu. Kalau boleh dan kalau Ressa mau, ingin rasanya ketemu Ressa," ujar Denada membacakan chat-nya kepada Ressa.
"Nggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu, pengin peluk aja. Tapi kalau hanya Ressa mau aja. Paling lama 30 menit. Tapi kalau Ressa nggak mau, dimengerti kok," imbuhnya.
Meski sangat ingin bertemu, Denada enggan menekan maupun memaksa Ressa Rossano.
"Aku tau aku salah. Jadi aku mengerti kalau seandainya Ressa pun masih belum mau ketemu aku, masih marah sama aku, nggak nyaman sama aku," tuturnya sambil menanan tangis.
Denada terus berusaha berkomunikasi dengan Ressa melalui chat WhatsApp setiap hari.
Ressa diceritakan hanya membalas "Waalaikumsalam" di tanggal 5 Februari 2026.
Denada tak menyerah. Ia terus mengirimkan pesan kepada Ressa berupa ajakan bertemu yang tak memaksa.
Ressa kembali membalas pesan Denada pada 11 Februari 2026, ketika sang ibunda mengungkap kebahagiaannya melihat putranya banyak dicintai.
"Dia cuma bilang intinya dia jadi maju mundur mau ketemu," lanjut Denada.
Dalam kesempatan itu pula, terungkap pula bahwa Ressa Rossano masih memanggil Denada dengan sebutan 'Mbak'.