- Manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin meminta maaf terkait keluhan Nina Saleha mengenai pelayanan bayi pada 9 April 2026.
- Insiden bayi yang sempat berada di tangan orang lain di rumah sakit tersebut kini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
- Pihak rumah sakit berkomitmen mengevaluasi sistem pelayanan guna meningkatkan kualitas serta mencegah terjadinya kelalaian serupa di masa depan.
Setibanya di ruang bayi, ia mengaku mendapati anaknya sudah digendong oleh orang lain. Beruntung, ia segera menyadari hal tersebut sebelum bayinya dibawa lebih jauh.
Ia kemudian langsung meminta penjelasan kepada perawat yang bertugas saat itu.
Dalam klarifikasi yang ia sampaikan, perawat disebut mengaku telah beberapa kali memanggil namanya, namun tidak mendapat respons. Karena tidak ada jawaban, bayi tersebut kemudian diserahkan kepada orang lain.
Selain itu, Nina juga menyoroti soal gelang identitas bayi yang seharusnya menjadi penanda penting. Ia mengaku terkejut karena gelang tersebut sudah dilepas saat kejadian berlangsung.
Ketika ditanyakan, oknum perawat disebut memberikan alasan bahwa hal tersebut dilakukan karena kekhawatiran terhadap potensi virus.
Penjelasan tersebut justru memicu kemarahan Nina. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kelalaian serius yang berpotensi membahayakan keselamatan bayi.
Pengalamannya itu kemudian ia bagikan di media sosial hingga akhirnya viral dan menuai perhatian luas dari publik.