- Thomas Ramdhan mengumumkan rencana pengunduran dirinya dari grup band GIGI melalui media sosial pada 11 April 2026.
- Keputusan Thomas dipicu oleh isu keretakan hubungan personal akibat dugaan pengkhianatan rekan sesama anggota band di internal GIGI.
- Thomas menetapkan tanggal 25 April 2026 sebagai hari terakhir kebersamaannya dengan band yang telah ia gawangi sejak 1994.
Suara.com - Bassist grup band GIGI, Thomas Ramdhan, secara mengejutkan mengumumkan rencana pengunduran dirinya dari band yang telah membesarkan namanya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 11 April 2026, Thomas mengisyaratkan adanya keretakan hubungan personal di balik keputusan tersebut.
Dalam unggahan foto hitam putih yang memperlihatkan dirinya tengah beraksi di atas panggung, pria 59 tahun ini menuliskan caption pedas yang menyinggung soal loyalitas kawan.
"Andai kamu teman baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kalau kamu teman sejati, paham???" tulis Thomas mengawali pernyataannya.
Lebih lanjut, pembetot bas kawakan ini secara spesifik menyebutkan tanggal terakhirnya bersama GIGI. Jika tidak ada perubahan, kebersamaannya dengan Armand Maulana dan kawan-kawan akan berakhir dalam hitungan minggu.
"Insya Allah kemungkinan tanggal 25 April 2026 hari terakhir saya bareng @gigibandofficial. Saya percaya untuk rezeki ada yang ngatur. Amin Yaa Robballamin," lanjutnya dalam unggahan yang langsung dibanjiri komentar netizen tersebut.
GIGI sendiri merupakan salah satu band pop-rock legendaris Indonesia yang berdiri sejak 1994. Formasi teranyar mereka, yakni Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Hendy (drum), dikenal sebagai formasi paling solid dan awet dalam sejarah band.
Thomas sebenarnya adalah personel asli sejak awal berdiri, meski sempat vakum pada 1996 dan kembali bergabung pada 1999.
Hingga saat ini, pihak manajemen GIGI maupun personel lainnya belum memberikan pernyataan resmi terkait pengumuman sepihak dari Thomas.
Belum diketahui pasti siapa sosok yang dimaksud Thomas dalam sindiran "menusuk dari belakang" tersebut, namun hal ini dipastikan menjadi guncangan besar bagi band yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun di industri musik Tanah Air.