- Aldi Taher menggunakan trik pesanan "burger kompetitor" untuk mengatasi stok yang habis sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan.
- Musisi tersebut terkena prank setelah memborong puluhan kotak burger yang ternyata berisi produk dari merek lain.
- Insiden ini menunjukkan sikap santai Aldi Taher yang justru mempromosikan kompetitornya demi mendukung roda ekonomi bersama.
Suara.com - Tingkah nyeleneh sekaligus usil Aldi Taher kini menyasar ke Reza Arap. Arap yang memesan Aldi's Burger milik Aldi malah dikirim burger merk lain.
Hal ini terungkap dalam bidik layar percakapan yang dibadikan Aldi Taher di Instagram pada Jumat, 10 April 2026.
Dalam tangkapan layar tersebut, Arap awalnya memamerkan tumpukan puluhan kotak kuning bertuliskan Aldi's Burger di sebuah ruangan.
Arap tampak begitu antusias karena mengira akhirnya berhasil mendapatkan burger yang lagi viral dan sering habis terjual itu.
"Cepet pulang. Dapet ni aldis," tulis Arap dalam pesan tersebut.
Namun, kegembiraan Arap hanya bertahan sementara. Sebelas menit kemudian, dia mengirimkan foto bungkus dalam burger yang baru saja dibukanya.
Alih-alih mendapatkan produk Aldi Taher, kemasan di dalamnya justru bertuliskan merek dagang milik kompetitor, yakni Burger Bangor.
Menyadari dirinya terkena trik tipuan, Arap pun merespons dengan umpatan bernada bercanda.
"Sialan isinya bangor," keluhnya.
Menanggapi protes kocak dari Reza Arap, Aldi Taher tetap santai. Lewat caption-nya, mantan suami Dewi Perssik ini malah mempromosikan merek burger pesaingnya dengan gaya religius yang sudah menjadi ciri khasnya.
"Bismillah Serupa tapi sama, sama-sama burger milik Allah. I love @burgerbangor," tulis lelaki 42 tahun tersebut.
Kejadian menggelitik ini diyakini merupakan trik Aldi Taher untuk tetap memenuhi pesanan dalam jumlah besar dari Reza Arap.
Kedai Aldi's Burger yang berlokasi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, memang diketahui kewalahan dan sering kehabisan stok akibat membeludaknya antrean pengunjung setiap hari.
Insiden ini sekaligus membuktikan ucapan Aldi sebelumnya. Dia pernah menyatakan tidak ambil pusing jika dagangannya ludes.
Pria ini justru secara terang-terangan menyuruh pelanggannya yang kehabisan Aldi's Burger untuk memborong produk dari merek pesaing demi menghidupkan roda ekonomi bersama.