Suara.com - Kimberly Ryder membahas pilihannya untuk melahirkan anak pertama maupun kedua di bidan.
Pilihan tersebut belakangan jadi pembicaraan warganet karena dianggap tidak biasa.
Apabila para artis identik dengan persalinan di kamar VIP, Kimberly melakukan sebaliknya.
Salah satu alasan Kimberly Ryder memilih bidan ternyata berkaitan dengan ketidakpercayaannya terhadap sistem kesehatan di Indonesia.
"Karena aku udah denger dari banyak temen-temen yang lahiran sebelum aku, banyak banget yang awal-awalnya itu planning mereka mau lahirannya normal, akhirnya sesar," cerita Kimberly yang dibagikan ulang akun @rumpi_gosip pada Senin, 13 April 2026.
"Terus yang akhirnya dia normal, tapi harus induksi padahal belum HPL. Terus setelah dia lahiran, malah anaknya harus dibawa ke NICU, the baby was completely healthy," imbunya.
Perubahan rencana melahirkan dari normal menjadi sesar otomatis membuat biayanya semakin membengkak.
"Yang seharusnya bayar Rp20 juta jadinya Rp60 juta. Jadi, aku dan (mantan) suami mikir, 'Oke, mendingan kayaknya di bidan aja deh,'" jelasnya.
Lebih jauh, Kimberly Ryder meyakinkan publik bahwa kemampuan bidan seharusnya tidak perlu diragukan lagi.
Mantan istri Edward Akbar tersebut menyayangngkan mindset masyarakat Indonesia yang menilai fasilitas kesehatan mahal selalu lebih baik.

"Dan bidan ini pun juga berapa belas tahun sebelum aku melahirkan itu, membantu untuk melahirkan adiknya dari suamiku saat itu," tutur Kimberly.
Bahkan menurut Kimberly Ryder yang melahirkan anak pertama di Inggris, bidan-lah yang menangani persalinannya.
"Di Inggris, di rumah sakit, kita itu ketemunya midwife (bidan) semua. Sama sekali tidak ketemu dengan dokter at all," tegasnya.
Begitu pun di Indonesia, menurut cerita yang didengar Kimberly, bidan-lah yang bertugas menemani para ibu sebelum dokter yang membantu persalinan datang.
"Karena mereka (bidan) itu memang sudah expert dalam bidangnya mereka. Dokter cuma ending-endingnya doang," kata Kimberly.
"Katanya begitu ya. Aku sih enggak pernah lahiran di rumah sakit di Indonesia, jadi I don't know. Katanya begitu," pungkasnya.
Menanggapi cerita Kimberly Ryder, warganet ramai mendukungnya. Warganet sepakat bahwa melahirkan bukan soal gengsi semata.
"Buktinya anaknya sehat sampai sekarang berarti lahiran di bidan pun tidak masalah. Lahiran itu bukan tentang adu gengsi yang penting anak lahir sehat," komentar akun @eni.susya***.
"Pengalamanku pernah melahirkan di RS sama di bidan, emang lebih bagus pelayanan di bidan. Kita full diperhatikan dan diawasi, aku bahkan sambil di pijat-pijatin di punggung waktu kontraksi," sahut akun @summerna***.
"Zaman dulu hamil sampai 10/11 bulan lahiran masih bisa normal, sekarang telat seminggu aja harus SC," kata akun @tiya***.
"Dua kali hamil dan dua kali lahiran selalu maunya di bidan masyaallah gak ada jahitan sama sekali," balas akun @citradita***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi