“Semua harus sepakat bahwa pelecehan atau objektifikasi tidak ditentukan oleh gender korban dan pelakunya, melainkan oleh tindakannya,” tulis akun @diskus***.
“Dikira pelaku KS hanya laki-laki, ternyata wanita juga banyak. Hanya saja terlindungi secara gender” ujar akun @JoeJ***.
“Kalau cewe mah bebas, wkwk. Kalau cowok yang begitu namanya pelecehan. Kalau cewe yang begitu namanya ngefans berat sampe ke dalem-dalemnya,” imbuh akun @Dtam***.
“Ah kalian mah berisik pas ada wanita yang dilecehkan terus orang orang voicing out for the problem, giliran laki laki yang dilecehkan lu pada diem,” ujar akun @three***.
Kontributor : Rizka Utami