
Berbeda dengan horor konvensional, Salmokji menggunakan elemen teknologi sehari-hari sebagai sumber teror.
Selain navigasi suara pemandu jalan yang mencekam, kamera 360 derajat memberikan pengalaman imersif yang membuat penonton merasa ikut terjebak di lokasi.
Teror yang dimulai dari munculnya sosok misterius yang tertangkap kamera Google Maps versi fiksi dalam film tersebut.
4. Atmosfer dan Sinematografi yang Menyesakkan

Disutradarai oleh Lee Sang Min, film ini dipuji karena mise-en-scene yang luar biasa.
Penggunaan elemen air sebagai pusat horor menciptakan suasana yang mencekam tanpa harus selalu mengandalkan jump scare murahan.
Efek suaranya pun dirancang untuk membangun tensi tinggi bahkan dalam adegan sunyi sekalipun.
5. Prestasi Box Office yang Mengesankan

Di Korea Selatan, Salmokji berhasil melesat ke posisi pertama box office, mengalahkan film-film besar lainnya seperti Project Hail Mary dan The King's Warden.
Dengan ratusan ribu penonton dalam waktu singkat, kualitas narasi dan atmosfernya sudah teruji secara komersial.
Pastikan kamu terus memantau jadwal di CGV, Cinema XXI, atau Cinepolis, karena film ini dikonfirmasi akan segera tayang dalam waktu dekat di Indonesia.
Kontributor : Chusnul Chotimah