- Festival musik Poliponi mengumumkan Sheila On 7 sebagai penampil utama untuk memeriahkan konser di Pulau Dewata.
- Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026 di Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, Bali.
- Penyelenggara berkomitmen menghadirkan standar kualitas pertunjukan baru demi memberikan pengalaman nyaman bagi seluruh penonton konser tersebut.
Suara.com - Festival musik Poliponi Bali resmi mengumumkan deretan penampil (line up) yang akan meramaikan acara tersebut.
Salah satu nama besar yang dipastikan tampil adalah Sheila On 7, band legendaris Indonesia yang telah lama dinantikan kehadirannya oleh para penggemar, khususnya di Pulau Dewata.
Kehadiran Sheila On 7 menjadi daya tarik utama sekaligus penanda bahwa Poliponi Bali ingin menghadirkan pengalaman konser yang berkelas dan berkesan.
Radita Kus Hartono, Direktur Operasional Letralive, menjelaskan bahwa Poliponi bukan sekadar konser musik biasa. Ia menegaskan bahwa acara ini dirancang sebagai langkah awal untuk menghadirkan standar baru dalam industri pertunjukan musik di Indonesia.
“POLIPONI adalah langkah awal kami untuk menghadirkan konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas eksekusi, tertata dalam pengelolaan, dan relevan dengan kebutuhan audiens masa kini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Bali menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk memperluas semangat tersebut kepada publik yang lebih luas.
Dari sisi musisi, antusiasme juga datang dari Sheila On 7. Adam Subarkah selaku manajer band tersebut mengungkapkan rasa senangnya karena Sheila On 7 dapat kembali tampil di Bali.
Menurutnya, Bali selalu memiliki tempat tersendiri di hati para personel band maupun penggemar mereka.
“Selalu menyenangkan bagi Sheila On 7 untuk bisa kembali hadir lebih dekat dengan para penggemar, termasuk di Bali yang memiliki energi audiens yang khas,” ungkap Adam.
Ia juga menilai bahwa penyelenggara menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan konser yang tertata dan nyaman, sehingga konsep “konser yang baik dan benar” benar-benar bisa dirasakan oleh penonton.
Poliponi Bali memang dirancang untuk memberikan pengalaman pertunjukan yang berbeda dari konser pada umumnya.
Acara ini akan digelar di Bali United Training Center, sebuah venue yang memiliki karakter unik karena berada di kawasan bibir pantai.
Lokasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang tidak hanya meriah dari segi musik, tetapi juga memanjakan penonton dengan pemandangan alam yang indah.
Direktur Kreatif Poliponi, Ari Wulu, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian besar pada keseluruhan pengalaman audiens.
Baginya, kesuksesan konser tidak hanya ditentukan oleh penampilan di atas panggung, tetapi juga bagaimana penonton merasakan setiap tahap acara.